Monday, 10 Rabiul Akhir 1440 / 17 December 2018

Monday, 10 Rabiul Akhir 1440 / 17 December 2018

Pentingnya Kehidupan Akhirat

Senin 11 Jun 2018 17:00 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko

Seorang yang malas dengan amalan-amalan akhirat merupakan indikasi bahwa keyakinannya pada akhirat itu lemah.

Seorang yang malas dengan amalan-amalan akhirat merupakan indikasi bahwa keyakinannya pada akhirat itu lemah.

Foto: Antara/Iggoy El Fitra/ca
kehidupan akhirat lebih berarti dibandingkan duniawi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Allah menciptakan seluruh isi alam ini sebagai bentuk ke kuasaan-Nya. Segala sesuatu yang diciptakannya juga akan kembali kepadanya. Ustaz Derry Sulaiman dalam kajian Zhuhur Ramadhan di Masjid Tarqiyah Taqwa Telkomsel Gatot Subroto menyampaikan pentingnya dunia akhirat.

Menurut dia, kehidupan akhirat lebih berarti dibandingkan duniawi. "Jangan sampai karena kesibukan dunia kita lupa akhirat," ujarnya.

Ia mengungkapkan, segala kehidupan di dunia bukan sebuah tempat tinggal bagi seluruh makhluk. Namun, dunia merupakan tempat yang akan ditinggalkan. Ol

eh karena itu, sebagai umat beriman, Ustaz Derry menyerukan supaya memperbanyak ibadah selama di dunia. Ia mengajak agar umat berjuang mendapatkan tempat terbaik di akhirat. Ia berpendapat dunia adalah tempat berjuang. Berjuang yang dimaksud, yaitu melaksanakan ibadah sebanyak-banyaknya sebagai bekal di akhirat nanti.

"Di dunia ini ada yang berjuang menuju surga, ada yang berjuang ke neraka," kata Ustaz Derry.

Perjuangan untuk bekal akhirat nanti, tuturnya, juga telah dicontohkan oleh para nabi. Mereka rela berkorban segala hal demi perjuangan mereka. Para nabi selalu menjalankan hidupnya untuk kepentingan agama.

Ustaz Derry menegaskan, agama harus menjadi pegangan hidup. Selain itu, tuntunan agama juga harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. "Dunia ini bayangan surga, dunia ini tipu-tipu saja," ujarnya.

Menjalani hidup sesuai tuntunan agama, menurut Ustaz Derry, Allah akan memberikan kebahagiaan di dunia, terlebih di akhirat. Allah memastikan akan memberikan kehidupan yang baik.

Ia menambahkan, seseorang yang beriman kepada Allah selama hidupnya tidak akan stres. Karena mereka menya dari dunia ini hanya sementara. Karena itu, Ustaz Derry juga menye rukan supaya umat Islam meningkatkan keimanannya. Menurut dia, keimanan yang lemah membuat mereka akan menghamba terhadap sesuatu yang bersifat duniawi.

"Siap yang bertakwa dia mulia, siapa yang tidak bertakwa dia hina," kata mantan musisi itu.

Ia pun mengingatkan bahwa jangan memandang seseorang karena hartanya, tapi dari segi agamanya. "Muliakan orang karena agamanya," katanya. Di mata Allah, ia menegaskan, urusan dunia tidak terlalu berharga. Kaya atau miskin adalah ujian untuk bersyukur dan bersabar.

Nabi Muhammad telah mencontohkan kepada umatnya tentang kesederhanaan. Ia fokus berdakwah kepada manusia. Oleh karena itu, Ustaz Derry juga mengajak umat Muslim ikut berdakwah melalui kemampuannya masing-masing. Menurut dia, berdakwah dapat di lakukan dengan berbagai cara sesuai potensinya.

Ia juga mengingatkan agar selalu haus menuntut ilmu. Selain itu, umat Islam agar terus menyempurnakan akhlak nya, tidak sombong, dan mena nam kan keikhlasan. "Dunia bukan tem pat tinggal. Kalau bertobat jangan tunggu nanti-nanti," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES