Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Thursday, 5 Zulhijjah 1439 / 16 August 2018

Dompet Dhuafa Resmikan Program Pemberdayaan Lansia

Senin 23 April 2018 02:33 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Ratna Puspita

Lansia bercocok tanam

Lansia bercocok tanam

Foto: Dokumentasi
Dompet Dhuafa berupaya menyehatkan dan memberdayakan lansia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Lembaga nirlaba Dompet Dhuafa akan melaksanakan launching Gerakan Relawan Lansia Indonesia (Gerli) di Zona Madinah, Parung, Bogor pada Selasa (24/4). Acara yang mengangkat tema 'Sehat dan Bermanfaat di Usia Lanjut' merupakan upaya Dompet Dhuafa untuk menyehatkan dan memberdayakan lansia sekaligus memperingati Hari Kartini.

Ketua Panitia Astrina Yulda menjelaskan, Gerli merupakan upaya untuk memaksimalkan peran lansia, khususnya para perempuan, agar tidak dianggap sebagai beban di dalam keluarga. Lansia sebenarnya masih produktif, tetapi tidak dapat dimaksimalkan dan tidak mendapatkan pelayanan fasilitas kesehatan yang mumpuni. 

“Kita bisa bercermin pada Swedia dan Jepang," tuturnya dalam rilis yang diterima Republika, Ahad (22/4). 

Indonesia kini memasuki era penduduk menua. Laporan Departamen Ekonomi dan Permasalahan Sosial PBB menunjukkan, persentase penduduk lansia di Indonesia pada 2017 mencapai 9,03 persen atau sekitar 23 juta orang. Jumlah ini diperkirakan meningkat hingga mencapai dua kali lipatnya di tahun 2035.

Astrina menuturkan, permasalahan lansia tidak terlepas dari kesehatan dan fungsi sosial di masyarakat. Kesehatan para lansia menjadi permasalahan karena kerentanan untuk terpapar berbagai penyakit.

Temuan Kementerian Kesehatan memperlihatkan, tingkat kesakitan lansia adalah sebesar 28,62 persen. Ini berarti setiap 100 lansia terdapat 28 orang diantaranya yang sakit. 

"Fungsi sosial ini menyangkut pada peran mereka di masyarakat. Di mana diketahui bahwa 100 orang penduduk produktif harus menanggung sekitar 14 orang penduduk lansia," ujar Astrina. 

Sebagai gambaran, Indeks Global Age Watch dari Badan Kependudukan PBB menempatkan Swedia pada posisi teratas sebagai negara ternyaman untuk hari tua. Sementara Jepang masuk dalam sepuluh besar, Indonesia berada pada peringkat 71.

Kegiatan ini akan dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek,  dan para petinggi Dompet Dhuafa. Dimulai dari pukul 07.00 WIB, rangkaian kegiatan meliputi senam bugar lansia, pentas seni budaya, senam lansia tangguh, pemeriksaan Ankle Brachial Index (ABPI), dan launching Gerli.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES