Kamis, 5 Zulhijjah 1439 / 16 Agustus 2018

Kamis, 5 Zulhijjah 1439 / 16 Agustus 2018

MUI Belum Keluarkan Keputusan Soal Status Hukum Sukmawati

Ahad 08 April 2018 23:54 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Reiny Dwinanda

Sukmawati Soekarnoputri (kanan) mencium tangan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin (kiri) usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (5/4).

Sukmawati Soekarnoputri (kanan) mencium tangan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin (kiri) usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (5/4).

Foto: Antara/Budi
MUI juga belum mengeluarkan sikap keagamaannya atas puisi Sukmawati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, mengatakan MUI belum mengeluarkan keputusan apapun soal status hukum puisi Sukmawati Soekarno Putri yang kontroversial. Sikap keagamaan pun belum ada.

"Sebenarnya MUI belum mengeluarkan keputusan apapun berkenaan dengan status hukum Islam isi puisi itu dan belum ada sikap keagamaan MUI. Sebab untuk mengeluarkan sebuah keputusan itu MUI memerlukan kajian yang mendalam," ujar KH Cholil kepada Republika.co.id, Ahad (8/4).

Sementara itu, sebelumnya Ketua MUI KH Ma'ruf Amin mengatakan bahwa MUI saat ini hanya fokus untuk mendamaikan antarumat Islam saja. Apalagi, Sukmawati pun sudah meminta maaf kepada seluruh umat Islam atas puisinya yang berjudul "Ibu Indonesia".

Kiai Ma'ruf berharap umat Islam memaafkan Sukmawati dan tidak menindaklanjuti laporannya. "MUI tidak masuk ke situ dulu (penistaan atau bukan). Kami menganggap bagaimana kalau ini kita mengkrompomikan, menyelesaikan, memdamaikan kemudian membangun kembali persaudaraan," ucap Rais Aam PBNU ini.

Sukmawati Soekarnoputri bersilaturahim dengan pengurus MUI Pusat di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (5/4) lalu. Sukmawati pun mencium tangan Kiai Ma'ruf sebagai bentuk permintaan maafnya kepada seluruh umat Islam.

"Tidak ada (fatwa), karena orangnya sudah minta maaf, sudah ada niat begitu. Nah jadi saya kira tidak perlu itu. Tapi kalau orangnya ngeyel, ngengkel, baru kita keluarkan (fatwa)," ujar Kiai Ma'ruf usai menerima kunjungan Sukmawati di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).

Sukmawati membacakan puisi "Ibu Indonesia" dalam peringatan 29 tahun Anne Avantie berkarya sebagai desainer kebaya. Peringatan tersebut merupakan bagian dari pagelaran Indonesia Fashion Festival.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jembatan Rubuh di Italia, Puluhan Tewas

Rabu , 15 Agustus 2018, 23:34 WIB