Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Gunung Kidul Kembangkan Wisata Halal

Selasa 03 Apr 2018 02:23 WIB

Red: Ani Nursalikah

Wisatawan mancanegara menyusuri gua di Kalisuci Cave Tubing, Desa Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Wisatawan mancanegara menyusuri gua di Kalisuci Cave Tubing, Desa Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah
Kualitas wisata halal perlu diperhatikan.

REPUBLIKA.CO.ID, GUNUNG KIDUL -- Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengembangkan wisata halal atau islamic tourism di kawasan objek wisata. Hal itu demi menarik wisatawan lebih banyak dan meningkatkan nilai wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul Asti Wijayanti mengatakan tahun ini sedang membuat konsep terkait pengembangan wisata halal pada 2018. "Sekarang kami baru mengonsep dan mengkaji bagaimana nantinya wisata halal tersebut. Jika belum bisa diterapkan (wisata halal) tahun ini, paling tidak tahun depan," katanya, Senin (2/4).

Dia mengatakan pengembangan suatu objek wisata tidak hanya melihat dari daya tarik saja namun juga ada nilai tambah lain. Dia berharap tidak hanya mengandalkan daya tarik wisatawan tapi juga memperhatikan mutu kualitasnya.

"Masih akan kita kaji lebih dalam dulu," katanya.

Bupati Gunung Kidul Badingah mengatakan konsep wisata halal juga direncanakan menyajikan kuliner dengan makanan khas dan oleh-oleh yang memperhatikan kehalalan bahan baku dan cara masaknya. Dengan demikian aspek religi akan tercipta di kawasan wisata yang ada di Gunungkidul. Wisata halal pertama kali akan digagas di Pantai Ngrenehan, Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari.

"Dengan pengembangan wisata halal, segmen wisatawan juga dapat dikembangkan," katanya.

Dia mengatakan wisata halal sama seperti kegiatan wisata lain. Hanya saja ditambah dengan menerapkan prinsip-prinsip syariah selama berwisata. "Sehingga bisa menambah pemberian kebutuhan bagi wisatawan berupa alternatif wisata halal ini," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA