Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Dua Rumah Sakit Segera Terakreditasi Syariah

Sabtu 17 March 2018 21:22 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Agung Sasongko

Suasana di sebuah rumah sakit (ilustrasi)

Suasana di sebuah rumah sakit (ilustrasi)

Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Sinergitas syariah dalam pengelolaan layanan kesehatan bakal terus bertambah.

REPUBLIKA.CO.ID,  SEMARANG--Sinergitas syariah dalam pengelolaan layanan kesehatan bakal terus bertambah di tengah- tengah masyarakat.Dalam waktu dekat, dua rumah sakit segera terakreditasi syariah oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI).

Keduanya adalah Rumah Sakit (RS) Muhammdiyah, Lamongan dan Rumah Sakit Islam YogyakartaPersaudaraan Djamaah Haji Indonesia (RSIY PDHI).Guna mempersiapkan akreditasi ini, manajemen kedua rumah sakit tersebut melakukan sharing pengalaman di RSI Sultan Agung, Semarang.

Direktur RSIY PDHI,dr Widodo Wirawan MPH mengatakan,tujuan lesson learn ke RSI Sultan Agung tak lain supaya RSIY PDHI yang memiliki bekal yang cukup menjelang akreditasi RS Syariah, yang bakal dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

"Melihat pelaksanaan layanan syariah sekaligus menimba pengalaman di RSI Sultan Agung, tentunya akan membuat kami, jajaran manajemen RSIY PDHI, memiliki persiapan yang lebih baik sebelum dinilai oleh DSN MUI," katanya, Jumat (16/3).

Hal senada disampaikan oleh perwakilan Majelis PKU PD Muhammadiyah Lamongan, Yudi Muhromin NS MKes. Menurutnya kunjungan ke RSI Sultan Agung ini menjadi salah satu kiat guna menyiapkan strategi, sarana dan prasarana untuk mendukung konsep syariah di RS Muhammadiyah Lamongan.

Beberapa hal yang menarik perhatian selama kunjungan ini, lanjut Yudi, adalah penerapan budaya Islam bagi pasien. Seperti anjuran penggunaan hijab bagi pasien perempuan ketika ada kunjungan dokter laki- laki.

Selain itu kesiapan perawat rumah saki dalam memfasilitasi ibadah pasien. "Termasuk tahsin Al Quran, hafalan, shalat berjamaah, qiyamul lail, zakat dan lainnya yang telah menjadi budaya di kalangan karyawan di lingkungan RSI Sultan Agung," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama (Dirut) RSI Sultan Agung, dr H Masyhudi AM MKes mengatakan sinergitas syariah dalam pengelolaan layanan kesehatan kini kian diminati. Untuk itu ia meminta manajemen ke-dua rumah sakit ini untuk meluruskan komitmen tentang layanan syariah.

"Layanan syariah dalam sebuah rumah sakit harus diniatkan sebagai transformasi dakwah Islam. Di mana tujuan utamanya adalah Izzul Islam Wal Muslimin," ujarnya.

Ia juga menyampaikan, semakin meningkat kualitas pelayanan kesehatan berbasis Syariah, maka akan menjadi daya tarik masyarakat. "Pada saatnya masyarakat akan memilih RS Islam sebagai pilihan utama bagi layanan kesehatan yang diharapkan," lanjut Masyhudi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES