Saturday, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Saturday, 12 Muharram 1440 / 22 September 2018

Hormati Nyepi, Adzan di Bali tanpa Pengeras Suara

Jumat 16 March 2018 22:08 WIB

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Nidia Zuraya

Suasana menjelang pawai ogoh-ogoh menyambut Nyepi di Bali. Ini adalah hari terakhir masyarakat Bali beraktivitas di siang hari sebelum melakukan Catur Brata Penyepian.

Suasana menjelang pawai ogoh-ogoh menyambut Nyepi di Bali. Ini adalah hari terakhir masyarakat Bali beraktivitas di siang hari sebelum melakukan Catur Brata Penyepian.

Foto: Republika/Mutia Ramadhani
Sabtu (17/3) besok umat Hindu Bali akan melaksanakan Nyepi.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Adzan di sejumlah masjid besar Provinsi Bali, seperti Masjid Muhammad di Jalan Imam Bonjol Nomor 335 Denpasar Barat dan Masjid Agung Sudirman di Jalan Slamet Riyadi Kota Denpasar tidak menggunakan pengeras suara selama sehari penuh. Ini untuk menghormati umat Hindu Bali yang sedang melaksanakan Nyepi, Sabtu (17/3).

"Adzan tetap berkumandang, namun tidak menggunakan pengeras suara," kata ta'mir Masjid Agung Sudirman, Baikuni Hasyim kepada Republika, Jumat (16/3).

Baikuni mengatakan umat Islam dan Hindu di Bali, khususnya Kota Denpasar sangat menjaga kerukunan antarumat beragama. Toleransi ini sudah terjaga selama puluhan tahun sampai sekarang.

Pelaksanaan Nyepi di Bali beberapa kali juga jatuh pada Hari Jumat di mana semua umat Muslim melaksanakan Shalat Jumat. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali menyepakati ibadah Shalat Jumat tetap berjalan seperti biasa dengan menyesuaikan situasi Nyepi.

Ta'mir Masjid Muhammad, Hendra mengungkapkan hal sama. Adzan di masjid tetap dikumandangkan oleh muazin di masjid lima waktu sehari semalam. "Adzan tetap ada, namun kami tidak menggunakan pengeras suara di atas," ujarnya.

Seluruh umat Hindu Bali melaksanakan Catur Brata Penyepian, yaitu amati geni (tidak menghidupkan sumber cahaya), amati karya (tidak beraktivitas atau bekerja), amati lelungan (tidak bepergian ke luar rumah), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Majelis agama dan keagamaan di Bali bahkan tahun ini menyepakati pemutusan sementara koneksi jaringan internet selama pelaksanaan Nyepi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES