Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Ribuan Umat Islam 'Kota Wali Ikuti Gerakan Subuh Berjamaah

Ahad 25 Feb 2018 11:03 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto

Masjid at Taqwa Kota Cirebon

Masjid at Taqwa Kota Cirebon

Foto: Republika/Lilis Handayani
Shalat Subuh berjamaah di masjid merupakan jihad melawan hawa nafsu.

REPUBLIKA.CO.ID,  CIREBON  -- Ribuan umat Islam di Kota Cirebon kembali mengikuti gerakan shalat Subuh berjamaah di Masjid Raya At-Taqwa, Ahad (25/2). Kegiatan yang digagas Pemkot Cirebon setiap akhir bulan itu, sudah memasuki yang ke-14 kali.

Kegiatan shalat Subuh berjamaah yang juga diikuti dengan tausyiah oleh ulama itu berlangsung dengan khusyuk. Di tengah ribuan jamaah, hadir pula Pjs Wali Kota Cirebon, Dedi Taufikkurohman, dan pejabat di lingkungan Pemkot Cirebon.

"Gerakan shalat Subuh berjamaah ini merupakan langkah positif  yang harus diteruskan secara berkesinambungan," kata Dedi, di Masjid At Taqwa.

Selain meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, Dedi menilai, kegiatan tersebut juga mampu meningkatkan persaudaraan antarumat Islam, terutama di Kota Cirebon. Menurutnya, umat Islam bisa saling bertemu dan bersilaturahim di masjid kebanggaan Kota Cirebon itu.

"Ibadah ini juga menjaga keseimbangan kita untuk tetap menjalankan perintah Allah SWT di tengah aktifitas sehari-hari," tutur Dedi.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid  (DKM) At-Taqwa, Ahmad Yani menjelaskan, kegiatan gerakan shalat Subuh berjamaah tingkat Kota Cirebon di Masjid At Taqwa itu merupakan yang ke-14 kalinya. Dia menyatakan, shalat Subuh berjamaah di masjid  merupakan jihad melawan hawa nafsu. "Semoga gerakan shalat Subuh berjamaah ini jadi perekat umat Islam di Kota Cirebon," tutur Yani.

Yani pun mengajak umat Islam untuk terus menonjolkan persamaaan dan menjauhkan perbedaan. Dengan demikian, persaudaraan dan persatuan di antara sesama umat Islam senantiasa terjaga. "Semoga kegiatan yang kita laksanakan mendapat balasan dari Allah SWT," tandas Yani.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA