Friday, 6 Zulhijjah 1439 / 17 August 2018

Friday, 6 Zulhijjah 1439 / 17 August 2018

Jamaah Dzikir Nasional: Banyak Dapat Ilmu dari Ustaz-Ustaz

Ahad 31 December 2017 23:17 WIB

Rep: mg01/ Red: Agung Sasongko

Jamaah Dzikir Nasional Republika 2017

Jamaah Dzikir Nasional Republika 2017

Foto: Mgo1

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Acara Dzikir Nasional 2017 sebagai kegiatan alternatif pada pergantian tahun telah dimulai di Masjid Agung At-Tin, Jalan Taman Mini, Jakarta Timur, Ahad (31/12). Ribuan jamaah yang datang membuat masjid tak cukup menampung sehingga membuat banyak yang berada di area halaman masjid.

Pantauan Republika.co.id, jamaah yang berada di luar masjid duduk menggunakan alas tikar. Shalat Magrib dan Isya sendiri dipimpin oleh ustad muda Muzammil Hasballah. Jamaah tak terkendala soal air wudhu, sebab di beberapa titik di tengah halaman terdapat kran air.

Seorang pemuda asal Bogor bernama Novianto (25 tahun) bersama kedua temannya asal Jakarta, Lukman (37 tahun), dan Ahmad Asepudin (26 tahun) sengaja datang ke acara Dzikir Nasional 2017 di Masjid At-Tin, Jakarta Timur.

Menurut mereka, dalam waktu pergantian tahun adalah momentum untuk bermuhasabah diri, memperbaiki diri dan menambah amal di tahun berikutnya. Selain itu, pada malam pergantian tahun tidak digunakan dengan kegiatan yang sia-sia.

"Dari pada keluar gak jelas, mending ngehabisin malam tahun baru di sini, zikir bersama. Dapat ilmu juga dari ustaz-ustaz yang hadir, dah gitu menghubungkan tali silaturahim," kata Novianto yang kemudian juga diikuti kedua temannya.

Dzikir Nasional 2017 merupakan salah satu rangkaian acara Festival Republik yang diselenggarakan Republika sejak Jumat (29/12) lalu. Berbagaimacam acara seperti talkshow, pameran dan bazar murah, juga donor darah diselenggarakan.

Terlihat, parkiran kendaraan juga telah dipenuhi mobil-mobil juga motor jamaah, beberapa bus juga terparkir di luar masjid. Ramainya jamaah juga membuat para pedagang diuntungkan.

Seorang pedagang nasi goreng bernama Taswinto (34 tahun) asal Brebes ini mengaku, dagangannya yang dijual selama tiga hari ini laku hingga habis, lebih cepat dari pada hari biasanya.

"Alhamdulillah mas, ini saya aja baru buka dari jam setengah 6 sore, sudah banyak yang beli, InsyAllah cepat habis nih mas malam ini," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

REPUBLIKA TV

Republika.co.id

Jumat , 17 August 2018, 09:58 WIB