Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Saturday, 9 Rabiul Awwal 1440 / 17 November 2018

Film Kalam-Kalam Langit akan Diputar Gratis Bagi Santri

Kamis 29 Sep 2016 15:12 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Agus Yulianto

Dhoni Ramadhan, produser film

Dhoni Ramadhan, produser film

Foto: Irwan Kelana/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperingati Hari Santri pada 22 Oktober mendatang, produser film Kalam-Kalam Langit ingin agar film ini diputar gratis bagi para santri. Pesan dalam film ini diharapkan bisa sampai ke masyarakat melalui para santri.

Direktur Utama Putaar Films Production HR Dhoni Ramadhan mengatakan, pihaknya sedang berusaha menggandeng sponsor untuk bisa menayangkan film Kalam-Kalam Langit secara cuma-cuma bagi para santri di Hari Santri pada 22 Oktober. Dia berharap, film ini bisa diputar di 34 provinsi dan mengajak 34 ribu santri dari 34 pesantren untuk bisa menontonya.

Pesan film Kalam-Kalam Langit sendiri, lanjut Dhoni, untuk mengajak umat Islam kembali cinta Alquran dan menitik beratkan syukur atas karunia Allah SWT. "Seorang penonton di Malaysia mengaku tersentuh saat menyaksikan //frame// dimana seorang ibu mengajari anaknya baca Alquran. Ini dakwah," kata Dhoni usai koferensi pers Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference (IIHLEC) 2016 di Kantor Kementerian Perindustrian, Rabu (28/9).

Dhoni juga ingin film ini diputar di seluruh pesantren Indonesia dan Malaysia. Rencana itu sedang disusun dan berhadap bisa terwujud setelah Hari Santri Nasional.

Dikatakan Dhoni, film ini luar biasa. Bahkan, dia merasa naik kelas di film ini. Apalagi, film ini diapresiasi Nadlatul Ulama karena dinilai mencirikan NU dengan menampilkan MTQ dan pernak-pernik bernuansa NU. Hal lain yang menurut Dhoni istimewa adalah syuting film dilakukan di destinasi halal di Lombok NTB.

Selain Indonesia, Kalam-Kalam Langit juga tayang di Malaysia hingga awal Oktober mendatang. Dhoni bahkan sempat diundang dalam sebuah festival film di Malaysia sebagai delegasi dari Indonesia dan Kalam Kalam Langit diluncurkan di depan duta besar.

Pihaknya, saat ini, sudah dikontak Brunei untuk untuk menayangkan Kalam-Kalam Langit di 40 bioskop di sana. Semoga IIHLEC jadi jalan pembuka karya sineas yang angkat halal.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES