Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Saudi Berencana Sederhanakan Sistem Visa

Rabu 06 Apr 2016 14:05 WIB

Rep: C25/ Red: Achmad Syalaby

 Pekerja sedang membuat tali tas paspor Jamaah Haji di Asrama Haji, Bekasi, Ahad (13/9).  (Republika/Tahta Aidilla)

Pekerja sedang membuat tali tas paspor Jamaah Haji di Asrama Haji, Bekasi, Ahad (13/9). (Republika/Tahta Aidilla)

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Dirjen Paspor Kementerian Haji Arab Saudi Mayjen Abdul Aziz Al Yahya, berencana merampingkan sistem visa. Ia pun telah bertemu para direktur dari departemen lain.

Dilansir dari Arab News, Rabu (6/4), pertemuan itu mencatat betapa tingginya peningkatan angka jemaah haji, dari tahun ke tahun. Untuk itu, mereka merasa saat ini dibutuhkan sebuah penyesuaian  dalam penerbitan visa.

Pertemuan tersebut, turut membahas efektivitas pelaksanaan rencana dan program musim haji lalu. Meski mengakui akan ada evaluasi, Aziz menekankan langkah-langkah di masa lalu akan tetap dilakukan pada musim ini."Termasuk aspek teknis serta mengevaluasi layanan elektronik," kata Aziz.

Itu berarti, hukuman berat bagi ekspatriat pelanggar residensi, tenaga kerja dan peraturan bisnis negara tetap berlaku. Hukuman-hukuman itu seperti denda SR 200 ribu, hukuman penjara dua tahun atau deportasi.

Tak hanya itu, hukuman akan meningkat tergantung pada jumlah pelanggaran, serta individu yang terlibat. Namun, Aziz menyadari pentingnya penyebaran informasi mengenai turan dan pertaturan, terutama kepada negara-negara asal jemaah haji. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA