Sunday, 21 Syawwal 1443 / 22 May 2022

Iklan Humor Muslim Amerika Dipajang di Stasiun KA New York

Jumat 11 Mar 2016 05:00 WIB

Rep: Ahmad Islamy Jamil/ Red: Agung Sasongko

Iklan Muslim Amerika

Iklan Muslim Amerika

Foto: IBT

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK CITY --  Serangkaian iklan kocak dan menggelitik tentang Muslim Amerika dipajang di lebih dari 100 stasiun kereta bawah tanah di sekitar Kota New York, awal pekan ini. Iklan-iklan itu berisi kampanye untuk memerangi sentimen anti-Muslim yang kerap terjadi di negeri Paman Sam.

Dilansir dari World Bulletin, Kamis (10/3), permohonan pemasangan iklan tersebut sebelumnya pernah disampaikan kepada Otoritas Transportasi Metropolitan (MTA) di New York pada November 2014 lalu. Namun, permohonan itu sempat ditolak karena dianggap berbau politis. Sementara, kegiatan politik di tempat sarana umum dilarang menurut undang-undang negara bagian.

Pada Oktober 2015, pengadilan negeri di AS memutuskan bahwa iklan tersebut tidak bersifat politis dan tidak boleh dibatasi. Kini, iklan-iklan lucu itu akhirnya bisa dipajang di 144 stasiun kereta api bawah tanah di Kota New York.

Sejumlah iklan yang ditempel di stasiun-stasiun itu berisi promosi tentang wajah humanis Islam dan Muslim di AS. Salah satunya berbunyi, ‘Hati-hati, kaum Muslimin datang. Mereka akan menyerang kamu dengan pelukan yang erat, sehingga kamu akan memanggil nenekmu dan mengatakan kepadanya bahwa kamu mencintainya.’

Sementara, poster lainnya tertulis ‘Facts About Muslims’ (Beberapa Fakta Tentang Muslim). Kemudian dilanjutkan dengan pointers ‘Muslims invented the concept of a hospital’ (Kaum Muslim menemukan konsep tentang rumah sakit), ‘Growup Muslims can do more pushups than baby Muslim’ (Muslim dewasa dapat melakukan pushup lebih banyak daripada bayi Muslim), dan ‘Muslims invented Justin Timberlake’ (Kaum Muslim menemukan Justin Timberlake).

Di poster yang sama  kemudian tertera kalimat penutup ‘ Well, the thing about hospital is true, the other two might be kinda true’ (Baiklah, fakta tentang rumah sakit memang benar adanya, sedangkan yang dua lainnya mungkin agak benar).

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA