Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Sunday, 14 Rabiul Akhir 1442 / 29 November 2020

Pemkab Bogor Bangun Wisata Religi

Jumat 08 Jan 2016 20:35 WIB

Red: Agung Sasongko

Wisata Religi ilustrasi

Wisata Religi ilustrasi

Foto: antaranews

REPUBLIKA.CO.ID, CIBINONG -- Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan membangun tempat wisata religi di Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, dalam rangka meningkatkan kerukunan umat beragama serta mendorong perkembangan sektor pariwisata.

"Harapan kami kawasan wisata religi menjadi magnet pengembangan pembangunan di wilayah barat Kabupaten Bogor," kata Bupati Bogor Nuhayanti, di Cibinong, Jumat.

Rencana pembangunan kawasan wisata religi dibahas dalam pertemuan antara Bupati dengan Yayasan Amanah, selaku pihak yang akan membangun dan mengembangkan tempat wisata religi tersebut.

Nurhayanti mengatakan komplek wisata religi tersebut dibangun di atas lahan seluas 215 hektare yang akan menampilkan beragam tempat-tempat ibadah. Pembangunan ini diyakini akan mewujudkan tiga misi Kabupaten Bogor, yakni kesolehan sosial, kesejahteraan masyarakat, serta mengembangkan ekonomi dan pariwisata.

"Nantinya, program ini akan dikembangkan melalui program padat karya, bekerja sama dengan Yayasan Amanah," katanya.

Dikatakannya, untuk mendukung pengembangan kawasan wisata religis tersebut, akan dilakukan berbagai pelatihan kepada masyarakat sekitar agar bisa mengembangkan usaha dari sektor pariwisata dengan kedatangan para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

"Masyarakat kam8 didik untuk ramah terhadap para wisatawan," katanya.

Menurutnya, pembangunan kawasan wisata religi di Pasir Madang juga menjadi solusi bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengentaskan persoalan pengangguran.

"Tentunya kehadiran wisata religi ini dapat menciptakan lapangan kerja, serta mampu mengubah budaya masyarakat setempat untuk lebih peduli dengan pendidikan," kata Nuhayanti.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA