Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sunday, 8 Rabiul Awwal 1442 / 25 October 2020

Sebuah Masjid di Prancis Diserang Gerombolan Vandalisme

Sabtu 26 Dec 2015 06:42 WIB

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Andi Nur Aminah

Warga melihat grafiti vandalisme di sebuah masjid.

Warga melihat grafiti vandalisme di sebuah masjid.

Foto: REUTERS/Fraser Snowdon

REPUBLIKA.CO.ID, AJACCIO -- Sekelompok orang dilaporkan menyerbu sebuah masjid di Ajaccio, Pulau Corsica, Prancis, Gerombolan tersebut lantas melakukan aksi vandalisme terhadap bangunan masjid. Bahkan gerombolan ini pun berusaha membakar Alquran. 

Seperti dikutip BBC Sabtu (26/12), aksi massa dilatari sentimen Islamofobia. Menurut keterangan kepolisian, aksi tersebut berkaitan dengan penyerangan terhadap personil pemadam kebakaran Ajaccio pada Kamis (24/12) lalu. Hingga kini, pelaku masih diburu kepolisian Prancis. 

Pemerintah kota Ajaccio mengutuk keras aksi massa tersebut dan bersumpah akan mengusut tuntas para perusuh. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Prancis, Bernard Cazeneuve.  "Tidak ada tempat bagi rasisme dan xenophobia di Prancis," ujar Cazeneuve seperti dikutip BBC, Sabtu (26/12).  

Perdana Menteri Prancis Manuel Valls juga mengecam kejadian ini. Lewat akun-nya, Valls menyatakan penyerbuan dan pembobolan masjid di Ajaccio merupakan suatu penodaan yang tak bisa diterima. 

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA