Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Tuesday, 3 Rabiul Awwal 1442 / 20 October 2020

Dua Cara Agar Menghafal Alquran Terasa Nikmat

Senin 06 Jul 2015 16:31 WIB

Rep: c38/ Red: Agung Sasongko

Menghafal Alquran

Menghafal Alquran

Foto: Republika/ Tahta Aidilla

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagian orang merasa sulit menghafal Alquran, bahkan pusing tidak hafal-hafal. Ustaz Deden M. Makhyaruddin mengungkapkan beberapa cara agar menghafal Alquran terasa nikmat dan menyenangkan.

“Ukuran seseorang hafal bukan khatamnya, tetapi ketika dia sudah lebih tentram hidup bersama Alquran,” kata hafidz yang akrab disapa Kang Deden ini dalam sebuah acara di Masjid Istiqlal, Jakarta, beberapa hari lalu.

Ia menambahkan, kalau menghafal Alquran masih membuat hati tidak tenteram dan kepala pusing, itu bukan menghafal Alquran yang sesungguhnya. Ustaz yang hafal Alquran dalam 56 hari itu pun menjelaskan beberapa cara supaya menghafal Alquran terasa nikmat.

Pertama, menghafal tak harus hafal.  Menurutnya, yang terpenting dalam proses menghafal adalah durasi waktu yang dihabiskan bersama Alquran.

Selama satu hari, jangan menghitung jumlah ayat yang didapat, tapi berapa waktu yang kita habiskan untuk Alquran. Hafal atau tidak, kata Kang Deden, menjadi urusan Allah. Biarkan Allah yang yang menghimpun hafalan dalam hati kita.

Kedua, Kang Deden melanjutkan, senang dirindukan ayat. Kalau kita tidak hafal-hafal, itu tandanya ayat tersebut rindu dan ingin berlama-lama dengan kita. Tidak usah menyerah, tapi nikmati saja.

Menurut Kang Deden, kalau sudah senang dirindukan ayat, menghafal pun akan terasa nikmat. Selama pikiran itu tidak ditanamkan, tidak akan nikmat menghafal Alquran.

“Terakhir, target kita menghafal bukan khatam, tapi setia bersama Alquran. Agar hati merasa tenteram dan menghafal Alquran terasa nikmat, yang dituju bukan hafalnya, tetapi kedekatannya dengan Allah,” kata dia.

Ia menambahkan, justru kalau hati masih pengap, ingin khatam, ingin hafal, dan tidak menikmati, Allah akan memperlama proses menghafal tersebut. Allah ingin niat hati yang salah tersebut terkikis oleh lamanya penderitaan selama menghafal.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA