Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

Menag: 'Pesantren Harus Terus Dijaga'

Rabu 27 May 2015 16:38 WIB

Red: Damanhuri Zuhri

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tengah berbicara dengan pendiri pesantren modern sahid, Prof Dr Sukamdani Sahid Gitosardjono

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tengah berbicara dengan pendiri pesantren modern sahid, Prof Dr Sukamdani Sahid Gitosardjono

Foto: foto: damanhuri zuhri/republika

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan para santri Pondok Pesantren Modern Sahid, Gunung Menyan, Bogor, Jawa Barat, terus memiliki semangat yang tinggi dalam belajar.

''Para santri tidak boleh kalah semangatnya oleh orang tua, seperti Prof Dr Sukamdani Sahid Gitosardjono, yang dengan penuh semangat membina Pondok Pesantren Modern Sahid,'' kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di hadapan ribuan santri Pesantren Sahid, di Bogor, Rabu (27/5).

Menteri Agama yang hadir dalam rangka milad (ulang tahun) Pondok Pesantren Modern Sahid Gunung Menyan, Bogor, Jawa Barat, mengaku sangat senang jika mendapat undangan dari Pondok Pesantren.

Menurut alumnus Pondok Modern Daarussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur ini, pondok pesantren harus dijaga dan dikembangkan untuk kemaslahatan orang banyak.

''Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan agama yang khas Indonesia,'' kata menag di hadapan Sukamdani Sahid Gitosardjono, Hajjah Juliah Sukamdani, KH Cholil Ridwan, ketua MUI Pusat dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Husnayaian, Jakarta Timur.

Para pendahulu kita, sambung Lukman, dengan kearifannya mengembangkan pendidikan agama Islam tanpa mengubah budaya lokal. ''Inilah yang menyebabkan mengapa Islam di Indonesia menjadi moderat,'' kata menag menerangkan.

Lebih lanjut Menteri Agama Lukman Saifuddin mengatakan, setiap pondok pesantren di Indonesia mengembangkan ajaran yang moderat, yaitu Islam yang rahmatan lil'alamin, bukan Islam yang rahmatan lil-Mukminin.

Rabu (27/5), usia Pondok Pesantren Modern Sahid, genap 15 tahun. Milad Pesantren Sahid kali ini ditandai dengan diresmikannya beberapa proyek bangunan sarana dan prasarana sebagai daya dukung meningkatkan kualitas pendidikan.

Antara lain, Asrama  Santri Sunan Gresik empat lantai, Gedung Koperasi Syariah Sahid dua lantai sebagai embrio BPR Syariah Sahid, Taman Budidaya Ikan Nila, serta SMK Sahid Jurusan Perhotelan dan Multimedia. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA