Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Empat Dekade Terakhir, Pertumbuhan Muslim Tercepat di Dunia

Jumat 03 Apr 2015 08:53 WIB

Rep: C24/ Red: Erik Purnama Putra

Muslim di Amerika Serikat berdiskusi di Washington National Cathedral.

Muslim di Amerika Serikat berdiskusi di Washington National Cathedral.

Foto: Reuters

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Menurut penelitian yang dirilis oleh Pew Research Center selama empat dekade terakhir, diperkirakan pertumbuhan Islam akan lebih cepat dibandingkan dengan agama besar lainya di seluruh dunia. Dengan populasi Muslim hampir menyamai Kristen dari segi jumlah.

Agama Kristen akan tetap menjadi agama besar dengan populasi 2,92 miliar penganut sampai pada 2050, jika kecenderungan demografinya berlanjut. Tapi Muslim akan mencapai populasi sebanyak 2,76 miliar.

Sedangkan sisanya kelompok agama lain menjadi 30 persen dari populasi dunia secara keseluruhan.

Proyeksi dalam laporan 'The Future of World Religion', didasarkan pada tingkat kelahiran dan kematian, pola imigrasi dan tingkat konversi agama. Dalam sensus dan survei demografi tersebut juga diidentifikasi kepercayaan yang dijalani orang-orang.

Sebagian besar pertumbuhan baik Kristen dan Islam akan terjadi di Afrika. Sedangkan di Eropa Muslim juga akan tumbuh menebus 10 persen dari populasi di sana dan akan melebihi jumlah Yahudi di Amerika Serikat pada abad pertengahan, demikian laporan Arab News.

Menurut penelitian mayoritas Hindu India diperkirakanakan tetap bertahan. Namun negara tersebut akan melampaui Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia, karena generasi Muslim di India akan memiliki anak lebih dari pemeluk agama lain. Hal tersebut akan mendorong pertumbuhan global mereka.

Penelitian terbaru ini untuk mengukur seberapa banyak perkembangan religiusitas di Negara barat. Pada tahun 2050, 4 dari 10 orang Kristen diharapkan akan berada di Afrika, dan menurut penelitian tersebut Kristen tidak akan lagi menjadi mayoritas di Inggris, Prancis dan Australia.

Sedangkan di Amerika penganut Kristen diperkirakan akan menurun dari tiga perempat ke dua pertiga. Jumlah Buddha akan tetap sama, Hindu akan tumbuh mencapai 1,4 miliar orang. Sedangkan Yahudi diperkirakan akan tumbuh dari yang sebelumnya sekitar 16 persen menjadi 16,1 persen.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA