Minggu, 8 Zulhijjah 1439 / 19 Agustus 2018

Minggu, 8 Zulhijjah 1439 / 19 Agustus 2018

Benarkah Laksamana Cheng Ho Keturunan Nabi Muhammad SAW?

Ahad 23 Februari 2014 04:14 WIB

Rep: c57/ Red: Nidia Zuraya

Laksamana Cheng Ho dan armadanya (ilustrasi).

Laksamana Cheng Ho dan armadanya (ilustrasi).

Foto: Blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaut dan penjelajah Negeri Tiongkok, Laksamana Cheng Ho, ternyata merupakan keturunan ke-37 Nabi Muhammad SAW. Pendapat ini diungkapkan oleh beberapa sarjana, antara lain Li Shihou dari Tiongkok dan Usman Effendy dari Indonesia.

Usman Effendy menulis dalam buku berjudul 'Laksamana Haji Cheng Ho Berlayar ke Indonesia sebagai Niagawan dan Mubaligh,' pada sub judul 'Keturunan ke-37 Nabi Muhammad SAW,' sebagai berikut:

"Ahli sejarah itu bernama Prof Haji Lie Shihou, yang dalam literaturnya menemukan bukti bahwa moyang yang ke 11 (sebelas) dari Cheng Ho adalah utusan (duta besar) negeri Bokhari (Arab Saudi) yang bernama Sayidina Syafii, dan Syafii ini adalah keturunan Rasulullah SAW. Dengan demikian Sayidina Syafii adalah cucu ke-26 dari Nabi Muhammad SAW," tulis Usman.

Buku ini diterbitkan oleh Angkatan Bersenjata pada 18 Juli 1987 dan dikutip kembali oleh Kong Yuanzhi dalam buku berjudul 'Muslim Tinghoa Cheng Ho, Misteri Perjalanan Muhibah di Nusantara' yang diterbitkan oleh Pustaka Populer Obor.

Usman Effendy mengutip pendapat Lie Shihou dalam bukunya yang bertajuk 'Bukti-bukti Baru dari Mukadimah Silsilah Marga Cheng dan Silsilah Sayid Ajall'. Shihou berpendapat bahwa Cheng Ho adalah keturunan Nabi Muhammad SAW. Bila Nabi Muhammad adalah angkatan pertama, maka Cheng Ho merupakan angkatan ke - 37.

Shihou berargumen bahwa dalam Mukadimah Silsilah Marga Cheng, tercatat bahwa Suo-Fei-Er/ Sayidina Syafii adalah Kaisar Kerajaan Bokhari. Pada tahun Xi Ning ke-3 Dinasti Song (1070 M), Sayidina Syafii menyerahkan diri kepada Kaisar Song Tiongkok akibat negerinya diserang oleh negara tetangganya.

"Dan Sayidina Syafii beserta keturunannya dianugerahi Kaisar Tiongkok jabatan tinggi berkat jasa-jasanya. Ternyata Cheng Ho adalah keturunan dari Sayidina Syafii," tulis Shihou.

"Dari mukadimah Silsilah marga Cheng dapat kita ketahui keturunan Sayidina Syafii sebagai berikut: Sayidina Syafii --> Sa-Yan/Sai Yan --> Su-Zu-Zha/Su-Sha-Lu-Gu-Cong-Yue --> Kan-Ma-Ding --> Ma-Ha-Mu --> Sayid Ajall/Sayidina Syamsuddin (yang dianugerahi sebagai Raja Han Yang) --> Na-Su-La-Ding --> Bai-Yan-Mi-Li-Jin/Ma Haji --> Ma San --> Bao/Ma He/Chen Ho," tambah Shihou dalam bukunya 'Bukti-Bukti Baru dari Mukadimah Silsilah Marga Cheng dan Silsilah Sayid Ajall'.

Dari silsilah marga Cheng dan Silsilah Sayyid Ajall, dapat disimpulkan dengan bagan sebagai berikut:

Angkatan 1: Muhammad,

2: Ali,

3: Hou-Sai-Ni

4: Yi-Bu-Lai-Xi-Mo

5: Yi-Si-Ma-Ai-le

6: Xie-Xin

7: E-Le-Hou-Sai-Ni

8: Ye-Ha-Ya

9: E-Ha-Mo-De

10: Li-Sha-Shi (Kaisar Kerajaan Mi-Si-Le)

11: She-Li-Ma

12: Mu-Lu-Ye-Mi

13: Ya-Xin

14: Lu-Er-Ding

15: Mu-Ba-er-Sha

16: Yi-Si-Ma-Xin

17: Ha-San

18: Gu-Bu-Ding

19: Mu-Xie

20: Hu-Fu-Ding

21: Wu-Ma-Nai-Ding

22: Wu-Ma-Er

23: Cha-Fa-Er

24: Zhe-Ma-Nai-Ding

25: An-Du-Er-Yi

26: Suo-Fei-Er/ Sayidina Syafii

27: Sai-Yan-Su-Lai-Gong-Na

28: Su-Sha-Lu-Gu-Chong Yue/ Su-Zu-Sha

29: Kan-Ma-Ding-Yu-Su-Pu

30: Ma-Ha-Mu-Ke-Ma-Nai-Ding

31: Sai-Dian-Chi/ Sayid Ajall/ sayidina Syamsuddin

32: Na-Su-La-Ding

33: Bai-Yan

34: Mi-Di-Na/ Haji

35: Mi-Li-Jin/ Ma Haji

36: Ma He/ Cheng Ho

Kebanyakan nama moyang Cheng Ho yang terdapat di Mukadimah itu asalnya dari bahasa Arab Persia. Maka bentuk tulisan yang dipakai seperti Su-Zu-Sha atau Kan-Ma-Ding merupakan terjemahan bahasa Mandarin menurut bunyi aslinya, kecuali nama Sayid Ajall yang diturunkan dari keterangan bahasa Inggris, dan nama Sayidina Syamsudin yang diturunkan dari Usman Effendy.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Surga Dunia Raja Ampat

Ahad , 19 Agustus 2018, 07:00 WIB