Sunday, 28 Syawwal 1443 / 29 May 2022

Masjid Bersejarah Bulgaria Berubah Fungsi Jadi Bar

Senin 22 Apr 2013 20:04 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Djibril Muhammad

Muslim Bulgaria

Muslim Bulgaria

REPUBLIKA.CO.ID, SOFIA — Muslim Bulgaria tak berhenti memperjuangkan status kepemilikan masjid di Plovdiv. Saat ini, masjid The Taskoporu, telah berubah fungsi menjadi restoran dan bar.

Awalnya, masjid itu hancur karena wilayah ini menjadi medan Perang Dunia II. Selesai perang, masjid peninggalan Turki Ustmani ini hancur lebur. Muslim Bulgaria terpaksa menjual seluruh aset masjid.

Sayang, dana yang terkumpul tak juga mencukupi perbaikan masjid. Namun, masjid tetap digunakan. Usai perang, Bulgaria dikuasai pemerintahan komunis. Pemerintah komunis melarang Muslim memanfaatkan masjid ini untuk sarana peribadatan.

Situasi berubah, ketika Uni Soviet bubar pada 1989. Saat itu pula, pemerintahan komunis pun jatuh. Entah bagaimana, status masjid itu menjadi milik perseorangan. Ketika diselidiki, ternyata pemerintahan komunis menyewakan bangunan itu kepada perseorangan untuk dijadikan restoran dan bar.

Ketika masalah itu diajukan ke pengadilan, komunitas Muslim dinyatakan tidak berhak atas pemanfaatan bangunan itu. "Ini sangat menyedihkan. Masjid tidak digunakan untuk ibadah tetapi untuk melayani orang-orang yang mengonsumi alkohol," ungkap Mufti Plovdiv, Ahmed Ersin seperti dikutip World Buletin, Senin (22/4).

Kendati kalah oleh putusan pengadilan, Muslim Bulgaria tak berhenti bekerja keras untuk memulihkan fungsi asli bangunan. Karena itu, mereka bertekad akan mengumpulkan uang sebesar 600 ribu euro guna mengambil alih masjid tersebut.

"Kami tak punya pilihan lain selain membeli tempat itu kembali," ungkap Mufti Mustafa Alis Haji.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA