Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Wednesday, 13 Rabiul Awwal 1440 / 21 November 2018

Turki akan Melawan Jika Israel Serang Libanon dan Gaza

Jumat 26 Nov 2010 23:39 WIB

Rep: Al Arabiya/ Red: Budi Raharjo

PM Turki

PM Turki

REPUBLIKA.CO.ID,BEIRUT--Turki tak akan tinggal diam jika Israel kembali menyerang Libanon dan Gaza. Demikian janji yang diungkapkan Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, saat berkunjung ke Beirut, Kamis (25/11).

''Apakah Israel pikir bisa memasuki Libanon dengan pesawat tempur paling modern dan tank untuk membunuh wanita dan anak-anak, dan menghancurkan sekolah serta rumah sakit, dan lalu berharap kita untuk tetap diam?'' tegas Erdogan dihadapan konferensi yang dihelat oleh Persatuan bank-bank Arab.

''Apakah Israel pikir dapat menggunakan senjata modern, amunisi mengandung fosfor dan bom cluster untuk membunuh anak-anak di Gaza dan kemudian berharap agar kita tetap diam?'' ujarnya lagi. ''Kami tak akan diam dan kami akan mendukung keadilan dengan segala cara yang tersedia bagi kita.''

Turki merupakan salah satu negara di wilayah Timur Tengah yang menjalin hubungan diplomatik dan militer dengan Israel. Namun hubungan itu mulai memburuk ketika Israel menyerang Gaza pada Desember 2008 sampai Januari 2009. Saat itu, Turki mengeluarkan kritikan keras kepada negara zionist itu.

Hubungan kedua negara kian tenggelam ketika Israel menyerang kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara pada 31 Mei 2010. Sembilan aktivis Turki meninggal dunia akibat serangan brutal tentara Israel tersebut. Erdogan meminta Israel meminta maaf atas kejadian itu sebelum kembali memperbaiki hubungan. Dan Israel menolak permintaan itu sampai sekarang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Persija Menang 3-0 Atas Persela

Selasa , 20 Nov 2018, 20:53 WIB