Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Sekelompok Pria Muslim Dicambuk Karena Kenakan Baju Perempuan

Jumat 06 Aug 2010 05:18 WIB

Red: Endro Yuwanto

Cambuk/ilustrasi

Cambuk/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, KHARTOUM--Sekelompok pemuda Muslim telah dihukum cambuk di depan umum di Sudan, Kamis (5/8). Ini lantaran mereka dinyatakan bersalah mengenakan busana dan make-up wanita.

Pengadilan setempat menyatakan, ke-19 pria tersebut melanggar ketentuan moral di tempat umum yang ketat. Polisi menahan mereka di sebuah pesta saat mereka menari 'dengan gaya seperti wanita.'

Para pria tersebut tidak didampingi pengacara dan tidak menyampaikan pembelaan. Sebagian dari mereka, karena malu, menyembunyikan wajah dari ratusan orang yang menyaksikan mereka ketika dihukum cambuk.

Hukuman 30 kali cambuk dilaksanakan tidak lama setelah pengadilan di Omdurman, dekat Ibukota Khartoum, mengumumkan amar putusan. Terpidana juga harus membayar 1.000 pound Sudan (sekitar Rp 4 juta).

Seorang pengacara, yang menolak jati dirinya disebutkan, mengatakan kepada media massa bahwa mereka tidak mendapatkan proses hukum yang adil. ''Orang-orang ini tidak memperoleh kesempatan untuk mendapatkan keadilan, pendapat umum dan media sudah menghakimi mereka dan kalangan pengacara terlalu takut untuk tampil membela mereka,'' ujarnya.

Koran-koran Sudan menyebut pesta orang-orang tersebut 'perkawinan sesama jenis'. Sudan Utara memang menerapkan syariah yang mengharamkan homoseksualitas. Homoseksualitas juga tidak bisa diterima di Sudan Selatan, tempat kebanyakan warga menganut Kristen, atau keyakinan tradisional.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA