Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Thursday, 28 Jumadil Awwal 1441 / 23 January 2020

Halimah As-Sa’diyah Wanita Mulia Pengasuh Rasulullah SAW

Senin 29 Apr 2019 15:45 WIB

Red: Agung Sasongko

Ilustrasi Perempuan Salehah

Ilustrasi Perempuan Salehah

Foto: Pixabay
Halimah As Sa’diyah khawatir dengan keselamatan Muhammad kecil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jasanya bagi kehidupan Nabi Muhammad SAW sangat besar. Lewat kasih sayangnya, Rasulullah bisa tumbuh dengan mengisap nutrisi darinya. Wanita mulia itu bernama Halimah As Sa'diyah.

Ia diberkahi oleh Allah dengan menjadi ibu susu Baginda Rasul saat bayi. Namanya pun tak pernah luput dimakan waktu dan dihormati oleh setiap Muslim. Halimah dikenal sebagai perempuan tenang sekaligus penuh rasa cinta. Sejarah juga mencatat sosoknya yang teguh dan berpendirian kuat.

Pada tahun gajah, tepatnya Senin malam menjelang Subuh pada bulan Rabiul Awal, Muhammad lahir di rumah Abu Thalib yang terletak di perkampungan Bani Hasyim. Selama tiga hari, bayi Muhammad disusui sendiri oleh ibunya Aminah.

Beliau juga sempat disusui oleh budak wanita milik ayahnya, yakni Ummu Aiman. Lalu, pernah disusui oleh budak bernama Tsuwaibah, milik paman beliau Abu Lahab.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Ja'far bin Abu Thalib atau dari seseorang yang mendapat cerita darinya, ia berkata, "Hali mah As Sa'diyah bercerita, bersama suami dan anak yang masih kecil yang masih disusuinya, dia pergi meninggalkan kampung halamannya mencari bayi-bayi untuk disusui. Bersama kami, ada sejumlah wanita dari Bani Sa'ad bin Abu Bakar."

"Kepergian ini terjadi pada musim kemarau. Tanaman-tanaman mengering, hewan-hewan ternak mati, sampai tak sedikit pun ada yang yang tersisa bagi kami. Ia menuturkan, aku pergi dengan membawa unta yang sudah tua dan tidak bisa lagi me nge luarkan air susu setetes pun."

"Setiap malamnya kami tidak bisa tidur meski sesaat karena tangisan anak kami yang kelaparan. Lantaran air susuku tidak bisa mencukupi. Kantung susu unta kami juga tidak menghasilkan susu untuk anak kami. Kami berharap ada ada bantuan dan jalan keluar."


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA