Tuesday, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 December 2018

Tuesday, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 December 2018

Menjadi Pemuda Kahfi

Jumat 07 Dec 2018 05:35 WIB

Red: Agung Sasongko

Gua Ashabul Kahfi di Amman Yordania

Gua Ashabul Kahfi di Amman Yordania

Foto: ammancity.gov.jo
kisah Ashabul Kahfi memiliki mutiara hikmah yang tak lekang hingga akhir zaman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keteguhan orang-orang mukmin sudah diuji Allah SWT, bahkan sebelum zaman Rasulullah SAW. Kisah-kisah mereka tersebar dalam Alquran untuk dijadikan pelajaran bagi orang-orang yang mau berpikir.

Salah satu kisahnya adalah penghuni gua atau Ashabul Kahfi. Cerita tentang para pemuda yang berjuang untuk mempertahankan akidah dari raja yang zalim. Bersama anjingnya yang setia, Raqim, para pemuda itu berlindung di dalam gua sambil berdoa.

"Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan (kami) ini.

Pengarang tafsir al-Muntakhab yang terdiri dari sekelompok ulama dan pakar Mesir berupaya mengungkap tempat dan waktu peristiwa Ashabul Kahfi terjadi lewat isyarat Alquran.

Berdasarkan penelitiannya, para ulama mengatakan, mereka adalah sekelompok pemuda yang beriman kepada Allah yang tengah mengalami penindasan agama sehingga mengasingkan diri ke dalam sebuah gua tersembunyi.

Sejarah mencatat adanya beberapa masa penindasan agama di kawasan timur yang terjadi dalam kurun waktu berbeda. Dari beberapa peristiwa penindasan agama itu, hanya ada dua masa yang mereka anggap penting.

Salah satunya pun diduga berkaitan dengan kisah penghuni gua. Peristiwa pertama terjadi pada masa kekuasaan raja-raja Saluqi yang diperintah Raja Antiogos IV (176-84 SM).

Sumber : Dialog Jumat Republika
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES