Tuesday, 4 Zulqaidah 1439 / 17 July 2018

Tuesday, 4 Zulqaidah 1439 / 17 July 2018

Pengkaji Sang Sufi Hamzah Fanshuri

Senin 02 July 2018 14:00 WIB

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Agung Sasongko

Ilustrasi Kitab Kuning

Ilustrasi Kitab Kuning

Foto: Republika/Prayogi
Alim yang mendakwahkan Islam di Nusantara ini memiliki kekhasan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski hidup pada abad ke-16, alim terkenal di Aceh Hamzah Fanshuri menarik perhatian masyarakat abad ke-20. Karya dan pemikirannya menjadi kajian intelektual dari berbagai negara.Orientalis juga ikut menggali pemikirannya.Mereka datang ke Aceh untuk meneliti keberadaan sang alim dan mencari buku-buku karangannya.

Ini menandakan kehidupan Hamzah menarik perhatian dunia. Alim yang mendakwahkan Islam di Nusantara ini memiliki kekhasan yang membuat dakwahnya tampil berbeda dari pendakwah Islam pada umumnya.

Hamzah adalah alim yang menyebarkan Islam melalui pendekatan tasawuf. Dia mendakwahkan tentang kesatuan wujud yang kemudian menuai perdebatan di masyarakat di zamannya. Hidupnya berakhir tragis. Berikut adalah para pengkaji Hamzah Fanshuri.

GWJ Drewes

Dia dikenal sebagai orientalis atau intelektual Barat yang mengkaji dunia timur, tak terkecuali Islam. Karyanya dibukukan dalam The Poem of Hamzah Fanshuri. Buku ini menjadi salah satu referensi untuk masuk kedalam pemikiran sang salik.Namun yang disayangkan adalah, buku ini tak mampu menafsirkan maksud dan berbagai misteri dari syair-syair Hamzah.

Syed Naquib al-Attas

Intelektual Islam satu ini mengkaji Hamzah Fanshuri dengan berbeda. Tak hanya dalam sastra, kajiannya menyentuh berbagai aspek, seperti sufisme. Bahkan kajiannya sampai pada kesimpulan bahwa syair-syair sang sufi merefleksikan pandangan hidup Islam, yaitu pandangan tentang realitas dan kebenaran.

Pengkaji Masa Kini

Selain keduanya, kehidupan sang salik juga menarik perhatian masyarakat saat ini. Nurfaizal (2002) menulis laporan yang melacak jejak Hamzah Fanshuri. Abdul Hadi Wiji Muthari (1995) juga meneliti dan mengkritisi puisi sang salik. Siapa pun yang meneliti sejarah Nusantara, terutama tentang perkembangan Islam di sana, pasti akan menyebut nama alim satu ini.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES