Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

Saturday, 7 Zulhijjah 1439 / 18 August 2018

3 Keunggulan al-Azhar

Selasa 08 May 2018 21:45 WIB

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Agung Sasongko

Taman Al-Azhar, Kairo

Taman Al-Azhar, Kairo

Foto: Wikipedia
al- Azhar as-Syarif, universitas yang menjadi rujukan Muslim dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Abad kesepuluh menjadi catatan sejarawan terkait berdirinya al- Azhar as-Syarif, universitas yang menjadi rujukan Muslim dunia. Pusat studi kebanggaan umat ini bermula dari bangunan masjid yang menjadi tempat ibadah sekaligus belajar.

Lambat laun masyarakat di sana semakin antusias untuk belajar, sehingga berdirilah perguruan tinggi al-Azhar hingga saat ini. Berikut adalah tiga keunggulan al-Azhar.

Wakaf

Universitas al-Azhar adalah contoh bentuk wakaf umat.Kampus yang berdiri pada 970M itu mampu memberikan pendidikan gratis kepada banyak orang dari seluruh penjuru dunia. Itu meliputi tingkat pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

Pada 1986, misalnya, tercatat dana tunai sebesar 147,32 juta pound Mesir (setara Rp 110,6 miliar kini) diperuntukkan bagi pembiayaan 55 fakultas, termasuk 6.154 orang staf akademiknya. Sejarah mencatat, Universitas al-Azhar merupakan perluasan dari fungsi masjid dengan nama yang sama dalam masa Khalifah al-Aziz.

Perpustakaan

Perpustakaan al-Azhar menjadi nomor dua terpenting di Mesir setelah perpustakaan dan arsip Nasional Mesir. Bermitra dengan perusa- haan teknologi informasi Dubai, Perpustakaan tersebut pada bulan Mei 2005 meluncurkan Proyek YM Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum untuk menjaga dan menyebarluaskan koleksi perpustakaan al-Azhar secara daring. Begitu banyak naskah-naskah kuno di dalamnya yang sangat layak dikaji untuk kemaslahatan umat masa kini.

Imam Besar

Pemegang amanah ini akan mengawasi dan bertanggung jawab terhadap keberlang- sungan masjid dan Universitas al- Azhar. Tak hanya itu, dia juga harus mengurusi persoalan agama resmi di Mesir bersama Mufti Besar Mesir.

Orang biasa menyebutnya Syaikhul Azhar, jabatan alim Islam yang dihormati, bahkan dianggap oleh sebagian umat Islam sebagai otoritas tertinggi dalam pemikiran Islam.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES