Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Senin, 9 Zulhijjah 1439 / 20 Agustus 2018

Perjalanan Ibnu Batutah Lampaui Marcopolo

Rabu 14 Februari 2018 14:47 WIB

Red: Agung Sasongko

Bumi

Bumi

Foto: Nasa
Ibnu Batutah telah melakukan perjalanan darat dan laut sejauh 120 ribu kilometer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jarak perjalanan Ibnu Batutah ini melampaui rekor para penjelajah Eropa di masa itu. Seorang sejarawan barat, George Sarton, bahkan mengatakan, perjalanan Ibnu Batutah melampaui jarak perjalanan Marcopolo.

Ibnu Batutah telah melakukan perjalanan darat dan laut sejauh 120 ribu kilometer. Jarak tersebut merupakan pencapaian seorang penjelajah yang luar bisa dan tak tertandingi saat itu.

Setelah mengarungi perjalanan yang panjang, Ibnu Batutah kembali ke Maroko. Ia menjadi seorang hakim di negerinya sendiri. Saat bertemu Sultan Maroko, Ibnu Batutah diminta mengisahkan perjalanannya itu.

Seorang juru tulis sultan pun diutus untuk membantunya mendokumentasikan perjalanan yang sarat pengalaman dan pengetahuan tentang dunia Islam tersebut. Maka, ditulislah perjalanan selama hampir 30 tahun Ibnu Batutah oleh Ibnu Juzay, sang juru tulis Maroko. Judul asli buku tersebut Nuzzhar fi Ghara'ib al-Amshar wa 'Aja'ib al-Asfar atau persembahan mengenai kota-kota asing dan perjalanan yang mengagumkan. 

Buku yang sering kali disebut “Rihlah Ibnu Batutah” tersebut kemudian menjadi legendaris dan sarat catatan sejarah. Tak hanya di Timur Tengah dan kalangan Muslim, buku tersebut pun menjadi rujukan bangsa Barat.

Buku  karangannya kemudian diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Dalam bahasa Inggris, buku bertajuk Ibn Battuta, Travels in Asia and Africa 1325-1354 diterbitkan oleh penerbit ternama Routledge dan Kegan Paul.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES