Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Saturday, 5 Rajab 1441 / 29 February 2020

Masjid Kowloon, Pusat Syiar Islam di Hong Kong

Selasa 25 Oct 2016 05:13 WIB

Rep: c62/ Red: Agung Sasongko

Masjid Kowloon Hong Kong

Masjid Kowloon Hong Kong

Foto: Wikipedia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masjid Kowloon atau disebut Islamic Center Kowloon merupakan salah satu masjid ternama di Hong Kong, Cina. Sejak Islam masuk Hong Kong pada abad ke-19, negara yang dijuluki Pearl of Orient ini telah memiliki lima masjid yang dikenal masyarakat dunia atas keindahan arsitekturnya.

Masjid yang telah dikenal masyarakat dunia, di antaranya Masjid Jamia, Masjid Ammar Wanchai, Masjid Chai Wan, Masjid Stanley, dan Masjid Ibrahim Yau Ma Tei.

Namun, tampaknya di antara lima masjid di atas tadi, Masjid Kowloonlah yang memiliki beberapa keunggulan mulai dari ukuran sampai desain arsitekturnya yang megah dan mewah. Desain arsitektur masjid, yang terletak di perempatan Jalan Nathan dan Jalan Haiphong ini memiliki desain modern tradisional, dengan model persegi.

Jika dilihat dari udara, bentuk kotak dua susun pada masjid yang pertama kali dibangun pada 1896 ini, seperti kue ulang tahun lengkap dengan empat lilinnya. Keempat lilin adalah personifikasi dari keempat menara yang menjulang tinggi. Ada beberapa unsur yang menjadikan Masjid Kowloon ini terlihat lebih unggul setelah direnovasi terakhir pada 2008.

Selain dari bangunannya yang berbentuk persegi, yakni warna merah dan kubah yang berada di atas masjid membuat masjid ini terlihat dinamis.

Setelah melihat keindahan detail arsitektur dari atas, kini saatnya kita melihat detail keindahan pada setiap struktur bangunan besutan arsitektur IM Kadri ini dari bawah. Struktur bangunan yang paling pertama bersentuhan adalah tangga dan pagar warna hitam dengan motif bunga.

Setelah melewati anak tangga baru akan terlihat detail keindahannya dari semua unsur-unsur bangunan masjid, yang pertama adalah ventilasi (roster GRC) dengan motif garis lengkung.

Ventilasi berwarna coklat ini mengelilingi dinding bagian dasar dan dinding lantai dua. Di beberapa negara, ventilasi tersebut sering disebut GFRC Glass Fiber Reinforced Concrete adalah jenis beton komposit, yang memiliki kekuatan akan tekanan tinggi, tahan cuaca, tahan api, dan mudah dibentuk. Setelah melihat roster-roster klasik, saatnya meninjau ruang utama.

Di ruangan yang didominasi warna dasar dari granit putih itu, ada terdapat dua lampu kristal yang cahayanya mampu menyilaukan mata. Dua lampu kristal dengan bentuk sarang tawon ini menggantung sejajar di tengah-tengah ruangan masjid. Sehingga lampu gantung merupakan aksesori satu-satunya yang terdapat pada ruang utama.

Di lantai pertama ini, memang tak ada hiasan dinding. Hiasan menggunakan lempengan metal hanya terdapat di lantai kedua. Bagian unik lainnya dari masjid ini adalah keberadaan tempat wudhu dengan deretan tempat duduk.

Di setiap pancuran, disediakan tempat duduk berbentuk persegi panjang. Tanpa lahan parkir Meski fungsinya sebagai fasilitas umum, Masjid Kowloon tidak menyediakan lahan parkir bagi jamaah yang hendak membawa kendaraan roda dua atau empat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA