Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

Wednesday, 20 Zulhijjah 1440 / 21 August 2019

'Medsos Ibarat Pisau, Jaga Jari dan Lisanmu Saudaraku!'

Sabtu 22 Dec 2018 09:02 WIB

Rep: Ali Yusuf / Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi Media Sosial

Ilustrasi Media Sosial

Foto: pixabay
Sejak dulu Islam menekankan pentingnya menjaga lisan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Media sosial saat ini tak ubahnya seperti senjata tajam nan dahsyat. Ia dapat digunakan untuk tujuan dan sarana kebaikan seperti informasi kegiatan, mengabarkan segala kejadian dan bisa digunakan menyambung silaturahim dan berbagi ilmu pengetahuan. 

"Namun, dapat pula diarahkan untuk menistakan, mengerdilkan,  mengabaikan, menusuk dan atau bahkan membinasakan figur orang," Habib A (Abdurahmah) Rahman al-Habsyi melalui pesan hikmanya kepada Republika.co.id, Jumat (21/12).

Menurut A Rahman memang pada saat update status tidak ada darah yang tertumpah seperti halnya melukai seseorang dengan belati atau pisau. 

"Tetapi coba perhatikan, tidak jarang status ujaran kebencian yang mengundang provokasi, konflik, bahkan bertumpahan darah," ujarnya.

Maka dari itu, kata Habib, sejak dulu Islam menekankan pentingnya menjaga lisan. Bahkan Islam mewanti-wanti bahwa keselamatan insan pada saat ia pandai menjaga lisannya. Lisan cenderung menunjukkan karaktermu dan kondisi hatimu. 

"Sebaiknya lisan digunakan untuk sesuatu yang bermanfaat dan jangan gunakan untuk pertikaian. Pikirlah sebelum bicara atau melontarkan kata di medsos. Timbang baik buruknya terlebih dahulu," katanya.

Terkait menjaga lisan, A Rahman menyampaikan hadis yang diriwayatkan Imam Tirmidzi. Derajat hadis ini adalah hasan. 

Dari 'Utbah bin 'Amir RA: "Saya berkata: "Ya Rasulullah, apakah yang menyebabkan keselamatan itu?" Beliau SAW bersabda: "Tahanlah lidahmu (yakni hati-hatilah dalam berbicara), hendaklah rumahmu itu dapat merasakan luas padamu (maksudnya: lakukanlah sesuatu yang dapat menyebabkan engkau suka tetap berada di rumah seperti melakukan ketaatan kepada Allah SWT dan lain-lain) dan menangislah atas kesalahan yang engkau kerjakan." 

Pada pengujung pesannya, Habib berpesan,”Saudaraku.Jaga lisanmu dan jaga juga jemarimu dalam bermedsos.” 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA