Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

Tuesday, 13 Zulqaidah 1440 / 16 July 2019

"Rasulullah Tidak Mudah Marah Apabila Dihujat"

Rabu 15 Jan 2014 11:20 WIB

Red: Julkifli Marbun

Menghujat (ilustrasi)

Menghujat (ilustrasi)

Foto: blogspot.com

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Tokoh agama menyerukan agar pemimpin di suatu daerah menedalani jejak Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin yang dicintai umatnya.

Hal ini disampaikan Ustad Raja saat membawakan ceramahnya dalam rangkaian memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan di Mesjid Syuhada Mamuju, Selasa.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diselenggaran Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, Tim penggerak PKK, Dharma Wanita serta BKMT Mamuju.

Dalam kesempatan itu, Uztad Raja menyampaikan, menjadi pemimpin di suatu daerah tidaklah mudah, karena dia harus mampu mengayomi seluruh umat.

Karena itu kata dia, pemimpin harus ikut meneladani jejak rekam Nabi Muhammad SAW yang begitu dicintai segenap umat manusia.

Ia mengisahkan saat Nabi Muhammad dilempari kotoran oleh kaum kafir selama tujuh hari tujuh malam. Namun, Rasulullah kala itu tidak pernah merasa dendam dan malah membantu kaum kafir tersebut saat dia jatuh sakit.

"Rasulullah tidak mudah marah apabila ada yang menghujatnya. Sikap seperti inilah yang harus kita teladani sebagai umat manusia," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA