Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Sambut 'Visit My Mosque Day', Komunitas di Inggris Antusias

Selasa 12 Feb 2019 13:49 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Hasanul Rizqa

Pria sedang berada di sebuah masjid di London, Inggris.

Pria sedang berada di sebuah masjid di London, Inggris.

Foto: EPA
Para imam di Masjid Noor House sudah bersiap-siap sebelum 3 Maret mendatang

REPUBLIKA.CO.ID, TELFORD -- Hari berkunjung ke masjid (Visit My Mosque Day) menjadi tren bagi kaum Muslimin di Eropa dan Amerika. Hal itu juga terjadi di Inggris, tepatnya pada Masjid Noor House di Shropshire, Telford, Inggris Raya.

Acara Visit My Mosque Day akan dihelat pada 3 Maret 2019 mendatang. Namun, persiapannya sudah berlangsung sejak saat ini.

Melansir dari Shropshire Star, para jamaah masjid tersebut tampak mulai merapikan lokasi acara. Menurut Sohayb Peerbhai, imam masjid tersebut, rata-rata per hari ada sekitar 50 orang jamaah setiap masuk waktu shalat.

Pria 41 tahun itu berharap, partisipasi Noor House dalam kegiatan Visit My Mosque Day akan menjadi kesempatan bagi seluruh warga setempat, baik Muslim maupun non-Muslim, untuk memahami keseharian di masjid.

Baginya, masjid semestinya terbuka tidak hanya untuk umat Islam, tetapi juga komunitas-komunitas lain.

"Kami ingin orang-orang merasa itu adalah masjid mereka. Anda mungkin tidak beribadah di sana, tetapi itu adalah masjid Anda," kata Sohayb kepada Shropshire Star, Selasa (12/2).

Sehari-hari, dia mengurus masjid tersebut bersama dengan istrinya, Asiya. Dia menjadi imam sejak tahun 2011 lalu.

Dia mengungkapkan, banyak di antara jamaah Masjid Noor House yang berasal dari wilayah-wilayah sekitar yang cukup jauh. Namun, di sanalah mereka aktif dan merasa bersatu sebagai komunitas.

"Kami melayani sebagian besar Shropshire Hills. Kami memiliki anggota komunitas kami yang berasal dari Church Stretton, Ludlow, Knighton, Clee Hill, Cleobury Mortimer dan Hereford, karena tidak ada masjid di Hereford," lanjut Sohayb.

Selain Sohayb, ada pula ulama lainnya di Masjid Noor House. Namanya, Umar Hussain. Dia pindah ke Craven Arms dari Birmingham karena ingin menikmati suasana perdesaan.

Ditemui terpisah, Hussain mengatakan, para pemimpin agama memang bertanggung jawab dalam membimbing komunitasnya. Menurutnya, seorang imam sebaiknya sering berbicara dengan masyarakat untuk memberi tahu mereka berbagai hal yang baik.

Misalnya, penegasan bahwa esktremisme bukanlah bagian dari Islam. Hal itu perlu karena beberapa media seringkali menunjukkan seolah-olah paham tersebut berkaitan dengan agama ini.

Maka dari itu, Hussain mendukung partisipasi Masjid Noor House dalam kegiatan Visit My Mosque Day. Dia berharap, kesalahpahaman yang selama ini mungkin beredar di tengah masyarakat tentang Islam dapat diluruskan.

"Gagasan utama di balik Visit My Mosque Day adalah untuk mendobrak hambatan dan memberi orang wawasan tentang apa yang terjadi," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA