Selasa, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 Desember 2018

Selasa, 4 Rabiul Akhir 1440 / 11 Desember 2018

Gelar Forum Lintas Agama, UEA Promosikan Perdamaian Global

Kamis 06 Des 2018 21:52 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah

Kerukunan Beragama (Ilustrasi)

Kerukunan Beragama (Ilustrasi)

Foto: Republika/Mardiah
UEA juga mempromosikan dialog lintas agama untuk kepentingan semua umat manusia.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI – Forum untuk mempromosikan perdamaian di masyarakat Muslim digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA, H.H. Syekh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, membuka konferensi tahunan yang ke-5 tersebut pada Rabu (5/12) waktu setempat. 

Acara yang berlangsung tiga hari itu diselenggarakan dengan mengangkat tema "Aliansi Kebajikan Sebuah Peluang untuk Perdamaian Global." 

Dalam sambutannya, Sheikh Abdullah mengatakan bahwa UEA memiliki pendekatan yang teguh berdasarkan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan koeksistensi di antara masyarakat. Selain itu, UEA juga mempromosikan dialog lintas agama untuk kepentingan semua umat manusia.

Sheikh Abdullah mengucapkan selamat kepada Presiden Forum untuk Mempromosikan Perdamaian di Masyarakat Muslim Sheikh Abdallah bin Bayyah, dalam menyelenggarakan acara penting ini.

Menurut Abdullah, acara ini menyatukan perwakilan dari berbagai agama untuk meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan merupakan lorong nilai dan kebajikan untuk kepentingan umat manusia.

Dalam pernyataannya, Bin Bayyah mengatakan bahwa UEA adalah pusat kemanusiaan dan toleransi.

"Kami senang bertemu hari ini dari latar belakang budaya, agama, dan ras yang berbeda untuk berpartisipasi dalam forum penting ini," kata Bin Bayyah, dilansir di Emirates News Agency, Kamis (6/12).

Dia menekankan bahwa Aliansi Kebajikan berkontribusi untuk menciptakan mekanisme yang lebih efektif terkait kerja sama dan koeksistensi, berdasarkan nilai-nilai dan kebajikan. 

Ia lantas menekankan bahwa tujuannya termasuk membentuk front para ulama untuk menyerukan perdamaian dan menolak mengeksploitasi agama di dalam konflik dan perang.

Pada kesempatan itu, Sheikh Abdullah mempersembahkan Penghargaan Perdamaian Internasional Al Hassan bin Ali yang ke-4 kepada Presiden Eritrea Isaias Afwerki dan Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, yang diterima oleh duta besar kedua negara. 

Dia juga memuji peran konstruktif mereka untuk mencapai perdamaian di Tanduk Afrika. Di antara peserta kegiatan itu adalah Presiden Forum untuk Mempromosikan Perdamaian di Masyarakat Muslim Sheikh Abdallah bin Bayyah, Sekretaris Jenderal Liga Dunia Islam Muhammad bin Abdul Karim al-Issa, Duta Besar Amerika Serikat untuk Kebebasan Beragama Internasional Samuel D. Brownback, dan lainnya.

Sekitar 800 perwakilan dari berbagai agama, organisasi hak asasi manusia internasional, dan berbagai cendekiawan, pemikir, dan peneliti di seluruh dunia ikut ambil bagian dalam forum tersebut. Syekh Abdullah menyambut para peserta di acara konferensi itu.  

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES