Rabu, 9 Muharram 1440 / 19 September 2018

Rabu, 9 Muharram 1440 / 19 September 2018

Pemasok Daging Halal Terbesar adalah Negara Non-Muslim

Ahad 10 Juni 2018 15:30 WIB

Rep: Crystal Liestia Purnama/ Red: Ani Nursalikah

Daging Halal

Daging Halal

Foto: VOA
Indonesia menjadi negara terbesar ketiga pengimpor daging halal.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Muslim di seluruh dunia berjumlah sekitar 1,8 miliar orang. Namun, ternyata industri makanan halal di dunia bergantung pada daging yang diimpor dari negara-negara berpenduduk mayoritas non-Muslim.

Muslim di seluruh dunia kebanyakan hanya mengonsumsi daging halal. Kata halal dalam bahasa Arab berarti diperbolehkan.

Dalam kaitannya dengan makanan, mengacu pada daging dan produk yang mengandung daging yang sesuai dengan kriteria hukum Islam. Ini melibatkan penyembelihan hewan menurut hukum Islam.

Industri makanan dan minuman yang bersertifikat halal bernilai 415 triliun dolar AS. Delapan dari 10 pemasok daging halal global terbesar adalah negara-negara mayoritas non-Muslim, dengan Brasil, Australia dan India berada di peringkat paling atas.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) merilis data statistik tentang negara-negara dengan pemasok daging halal terbesar di dunia. Brasil menduduki peringkat pertama dengan nilai 5,19 triliun dolar AS. Sedangkan urutan kedua Australia dengan pasokan senilai 2,36 triliun dolar AS. Negara pemasok daging halal terbesar ketiga adalah India, dengan nilai 2,28 triliun dolar AS.

Adapun negara keempat sampai ke-10 di antaranya Prancis (0,8 triliun dolar AS), Cina (0,7 triliun dolar AS), Sudan dan Sudan Selatan (0,64 triliun dolar AS, Belanda (0,59 triliun dolar AS), Spanyol (0,63 triliun dolar AS), Somalia (0,47 triliun dolar AS), dan terakhir Turki (0,46 triliun dolar AS).

Sementara itu, menurut laporan Aljazirah, Ahad (10/6), OKI juga menghimpun data negara-negara pengimpor daging halal terbesar di dunia. Negara-negara tersebut antara lain adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Indonesia dan Mesir.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES