Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Liga Muslim Dunia: Aksi Teror di Indonesia Kejahatan Brutal

Senin 14 Mei 2018 09:21 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Budi Raharjo

Petugas memadamkan api yang membakar sejumlah sepeda sesaat setelah terjadi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, Jawa Timur, Ahad (13/5).

Petugas memadamkan api yang membakar sejumlah sepeda sesaat setelah terjadi ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Surabaya, Jawa Timur, Ahad (13/5).

Foto: Antara/Humas Pemkot-Andy Pinaria
Ini kejahatan yang sangat brutal dan menyakiti hari bangsa Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID,JEDDAH -- Sekertaris Jendral Liga Muslim Dunia, Sheikh Dr Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Ia menilai aksi teroris tersebut merupakan kejahatan brutal.

"Ini kejahatan yang sangat brutal dan menyakiti hari bangsa Indonesia," ujarnya seperti dilansir dari Saudi Press Agency, Senin (14/5).

Ia mengucapkan belasungkawa terhadap keluarga korban. Ia juga berharap pemerintah Indonesia bisa segera melakukan pemulihan.

"Saya mengucapkan belasungkawa atas apa yang terjadi di Indonesia. Semoga semua segera membaik," ujar Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengajak tokoh dan umat beragama termasuk para pengelola rumah ibadah untuk mendoakan keselamatan Bangsa Indonesia. Sebelumnya, terjadi tiga ledakan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur pada Ahad (13/5).

"Saya minta semua pemuka agama, tokoh-tokoh umat dan pengelola semua rumah ibadah untuk mengajak umatnya berdoa untuk keselamatan dan keamanan seluruh anak bangsa," kata Lukman melalui keterangan tertulis kepada Republika, Ahad (13/4).

Lukman juga mengajak umat beragama untuk mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik. Juga mengajak mendoakan agar keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan.

"Mari kita doakan para teroris bisa kembali ke jati diri kemanusiaannya dan menjauhi setiap bentuk tindakan kriminal yang merupakan kejahatan kemanusiaan," ujarnya.

Diketahui bom meledak di tiga gereja, dua di antaranya adalah gereja Kristen yaitu Gereja Kristen Indonesia Surabaya dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya. Ditambah satu Gereja Katolik yakni Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela. Ledakan bom tersebut menimbulkan banyak korban meninggal dan terluka.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES