Minggu, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Minggu, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Malaysia Luncurkan Laboratorium Halal Pertama di Dunia

Sabtu 31 Mar 2018 13:46 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Esthi Maharani

Labolatorium halal di Malaysia

Labolatorium halal di Malaysia

Foto: Malaysian Digest
Keberadaan laboratorium membantu memajukan industri halal

REPUBLIKA.CO.ID,  SEREMBAN -- Pemerintah Malaysia meluncurkan Pusat Analisis Halal Malaysia (MyHAC) sebagai laboratorium halal pertama di dunia. Laboratorium itu menjadi bukti pemerintah setempat memberi perhatian pada perkembangan dunia Islam.

Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi mengatakan keberadaan laboratorium membantu memajukan industri halal di arena internasional secara berkelanjutan.

"Sertifikasi halal yang dilaksanakan oleh Jakim dan Departemen Urusan Islam Negara (Jain) menggabungkan unsur-unsur hukum Islam, dan sains dan teknologi," kata Hamidi dilansir di Malaysian Digest, Kamis (29/3).

Kendati demikian, ia mengatakan proses penyertifikasian halal itu diterapkan untuk memenuhi tuntutan dan prinsip syariah. Selain, untuk memastikan keamanan dan kebersihan produk.

Ia menyakini pemberian sertifikasi halal di Malaysia memiliki tingkat integritas yang tinggi. Ia mengatakan hal itu penting untuk memastikan produk dengan sertifikat halal bersertifikat Malaysia, melalui berbagai proses, tidak hanya mencakup dokumen dan penelitian berbasis lapangan. Namun, juga berdasarkan hasil analisis ilmiah di laboratorium untuk mengkonfirmasi status halal dari bahan dalam produk.

"Dengan MyHAC, proses sertifikasi halal akan dilakukan lebih efisien," ujar Hamidi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA