Senin, 10 Zulqaidah 1439 / 23 Juli 2018

Senin, 10 Zulqaidah 1439 / 23 Juli 2018

Beragam Simbol Islam Bermunculan di Eropa

Ahad 11 Februari 2018 06:14 WIB

Red: Agung Sasongko

Wisata Muslim (IITCF) di Eropa. Shalat di Puncak Titlis, Swiss.

Wisata Muslim (IITCF) di Eropa. Shalat di Puncak Titlis, Swiss.

Foto: IDok IITCF
Masjid banyak berdiri di setiap negara, bahkan hampir di setiap ibu kota.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA —Setelah Jerman, Prancis juga memiliki populasi Muslim yang juga besar. Sebanyak 3,5 juta Muslim tinggal di Negara Eiffel tersebut. Inggris juga menjadi negara yang memiliki populasi Muslim tinggi.

Bahkan, berdasarkan sensus Pemerintah Inggris terbaru, dikabarkan oleh Reuters, Islam menjadi agama yang paling cepat perkembangannya di Inggris dan Wales. Dibanding agama lain, persentase peningkatan Muslimlah yang tertinggi. Sementara, agama mayoritas Inggris, Kristen, justru mengalami penurunan sangat besar dalam sensus nasional negara tersebut. 

Sensus tersebut menyebutkan, selama satu dekade terakhir, peningkatan jumlah Muslim amat signifikan, yakni mencapai 80 persen. Pada 2001, Muslim Inggris hanya berjumlah 1,5 juta. Pada 2011, jumlahnya meningkat menjadi 2,7 juta jiwa.

Saat ini, satu dari 20 orang di Inggris menganut agama Islam. Dengan angka tersebut, Islam merupakan agama non-Kristen terbesar di Inggris. Islam juga menduduki agama terbesar kedua setelah Kristen.

Akhir tahun lalu, Vatikan sempat heboh karena seorang kardinal memublikasikan sebuah video bertajuk “Muslim Demographics”. Pasalnya, video yang juga heboh di Youtube tersebut menggambarkan populasi Muslim yang meningkat tajam di Eropa.

Islam diprediksi akan mendominasi Benua Biru tersebut. Bahkan, terdapat prediksi yang sangat mengagetkan, yakni dalam 39 tahun, Prancis akan menjadi negara Islam. 

Saat ini, Prancis bersama Harvard University AS mensponsori penelitian tentang Islam di Eropa. Keduanya membentuk “Euro-Islam” yang menampung banyak penelitian komparatif tentang Islam dan Muslim di Barat. Mereka pun menjadi sumber informasi bagi media, masyarakat, hingga politikus.

Dengan perkembangan jumlah Muslim yang amat pesat tersebut, beragam simbol Islam pun bermunculan di Eropa. Masjid banyak berdiri di setiap negara, bahkan hampir di setiap ibu kota. Muslimah berjilbab berjalan nyaman di jalan-jalan meski beberapa negara masih melarangnya.

Sumber : Islam Digest Republika
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES