Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Tuesday, 24 Jumadil Akhir 1441 / 18 February 2020

Potensi Tambang dan Pariwisata Babel Sama Kuat

Kamis 03 May 2018 13:22 WIB

Red: Ani Nursalikah

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih saat kunjungan kerja ke Pangkal Pinang, Provinsi Babel.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih saat kunjungan kerja ke Pangkal Pinang, Provinsi Babel.

Foto: DPR RI
Potensi wisata di Bangka Belitung tak bisa dianggap remeh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mempunyai potensi yang sangat luar biasa dibidang tambang, maritim dan kelautan, serta sektor pariwisata. Potensi tambang dan pariwisata di Babel sama kuat. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih saat kunjungan kerja ke Pangkal Pinang, Provinsi Babel.

“Dahulu kekuatan Provinsi Babel adalah pada tambang timah, tetapi kini telah terjadi pergeseran di masyarakat. Selain sektor tambang, masyarakat melihat ada potensi yang luar biasa dari sektor pariwisata,” jelas Eni, Senin (30/4).

Politikus Partai Golkar itu menyampaikan, keberadaan tambang di wilayah Babel sedikit ‘terancam’, karena masyarakat kini menyadari potensi wisata tidak bisa dianggap remeh. “Diupayakan agar sektor tambang dan wisata di Babel dapat berjalan sesuai harapan. Oleh karenanya, harus ada riset yang nantinya bisa mengetahui secara maksimal tentang potensi Babel,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Komisi VII juga menerima masukan yang berkaitan dengan persoalan listrik. Eni menyebutkan jumlah kuota listrik di Babel sangat mencukupi.

Terkait rencana pembangunan sambungan kabel bawah laut yang digaungkan sejak lama oleh pemerintah, Eni meminta agar hal itu bukan hanya sebagai wacana belaka. Ia meminta pembangunan sambungan bawah laut dapat segera direalisasikan.

“Sumatera merupakan tempatnya energi, kalau dibangun mulut tambang dan disambungkan ke Babel, saya yakin masyarakat akan dapat listrik murah dan bidang industri juga ikut menjadi maju,” ujar Eni.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
Terpopuler