Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Pemisahan Parkir Dinilai Dorong Hak Perempuan

Rabu 10 Jul 2019 22:37 WIB

Rep: mabruroh/ Red: Dwi Murdaningsih

Puluhan motor dan kendaraan lainnya parkir liar di Jalan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Puluhan motor dan kendaraan lainnya parkir liar di Jalan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Foto: Republika/M Tiarso
Depok mengusulkan adanya pemisahan parkir antara laki-laki dan perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPD RI Fahira Idris mengapresiasi pemisahan parkir yang dilakukan di Kota Depok. Pemisahan parkir antara laki-laki dan perempuan menurutnya patut didukung.

“Selain bertujuan memudahkan perempuan, pemisahan ini patut didukung karena berangkat dari niat untuk menjadikan fasilitas umum ramah bagi perempuan,” kata Fahira dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (10/7).

Fahira berujar, idealnya di semua fasilitas umum memang harus melakukan pemisahan tersebut. Selain memudahkan juga dapat melindungi perempuan dan kebijakan seperti ini tekah jamak dilakukan di banyak negara.

“Perempuan terutama para ibu kerap membawa anaknya bekendara, makanya saat parkir harus dimudahkan. Apalagi di lokasi seperti rumah sakit, stasiun, bandara, kantor pelayanan publik, pusat-pusat perbelanjaan, dan lokasi lainnya,” ujar Wakil Ketua Komite III DPD RI ini.

Dalam pengamatannya, pada aktivitas sehari-hari perempuan terutama para ibu lebih banyak menggunakan fasilitas umum dari pada laki-laki. Perempuan kata Fahira, pola pergerakannya atau aktivitasnya lebih bervariasi dalam sehari-hari.

“Kita lihat ibu-ibu yang tiap hari mengantar-jemput anak ke sekolah, belanja ke pasar, membawa anak ke puskesmas atau rumah sakit, atau kantor-kantor pelayanan publik,” kata Fahira.

Tidak sedikit juga tambah Fahira, perempuan bekerja yang tidak menggunakan kendaraan sendiri atau naik transportasi umum. Menurut dia, kebijakan penggunaan fasilitas umum sedapat mungkin harus memudahkan perempuan.

“Oleh karena itu, membuat dan menerapkan kebijakan yang memudahkan perempuan di semua fasilitas publik, baik itu bentuknya pemisahan lokasi parkir yang lebih memudahkan perempuan atau tempat khusus bagi perempuan di transportasi umum menjadi sebuah keniscayaan dan patut didukung,” ujar Senator Jakarta ini.


Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA