Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Gamelan Pun Masuk Kurikulum Pendidikan di Abang Sam

Kamis 15 Jul 2010 01:44 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

REPUBLIKA.CO.ID, KARANG ANYAR--Musik tradisional gamelan dan tarian asal Indonesia meskipun baru 15 tahun yang lalu masuk Amerika Serikat, sekarang telah masuk kurikulum pendidikan di negara itu. Bahkan kebudayaan asli Indonesia itu diajarkan dari tingkat taman kanak sampai perguruan tinggi.

"Kesenian itu memang masuk ke Amerika agak terlambat dibanding budaya tradisional asal negara lain, namun demikian perkembangannya cukup bagus dan sekarang telah masuk dalam kurikulum pendidikan di negara tersebut," kata Direktur Gamelan Sumunar Indonesia Music dan Dance, Joko Sutrisno, di Karanganyar, Rabu (14/7).

Sumunar Indonesia Music dan Dance merupakan sebuah organisasi seni pertunjukan yang berbasis di Minnesota, Amerika Serikat. Lembaga it memiliki misi mempromosikan pengetahuan dan apresiasi musik, tari dan budaya Indonesia melalui pertunjukan dan pembelajaran. Kegiatan Sumunar berfokus pada pertunjukan dan pembelajaran seni karawitan, tari dan pedalangan.

Presiden Sumunar Indonesia Music dan Dance, Linda James, dalam acara tersebut mengatakan sampai sekarang ini sudah ada 15 ribu lebih orang Amerika Serikat yang mempelajari gamelan dan tari asal Indonesia. Jenis musik tradisi dan tari-tarian asal Indonesia itu berkembang sangat pesat di Amerika Serikat. Saat ini disana sudah ada 15 set gamelan yang seluruhnya dibeli dari perajin gamelan asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Sebanyak 30 orang yang tergabung dalam Sumunar yang datang ke Indonesia ini untuk lebih mengenal musik tradisi gamelan dan tarian dari negara asalnya. "Kami berharap dengan kegiatan seni ini bisa melakukan kolaborasi dengan seni Amerika dengan gamelan yang asalnya dari kesenian Jawa.

Bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih, menyambut baik atas kedatangan rombongan dari Amerika Serikat yang telah mampu menabuh gamelan dan menari Jawa. "Saya sangat kagum bahwa orang Amerika ternyata juga senang dengan gamelan dan menari Jawa. Semestinya kita juga malu kalau tidak bisa menabuh gameklan dan menari".

Bupati pada kesempatan tersebut juga menawarkan kepada rombongan asal Amerika ini untuk bisa datang kembali ke Karanganyar dengan membawa peserta yang banyak dan nanti akan diberikan hiburan berbagai kesenian tradisi Jawa yang lebih lengkap lagi. Bupati dalam kesempatan tersebut juga ikut menari bersama-sama dengan para rombongan dari Amerika ini dengan menari gambyong dan juga menabuh gamelan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA