Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Gelombang yang Sampai Indonesia Kurang dari 2 Meter, tak Terlalu Berbahaya

Jumat 11 Mar 2011 19:53 WIB

Rep: Rosyid Nurul Hakim/ Red: Johar Arif

Petugas Filipina menjelaskan tsunami akibat gempa di Jepang yang menjalar ke negara-negara lain

Petugas Filipina menjelaskan tsunami akibat gempa di Jepang yang menjalar ke negara-negara lain

Foto: AP

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Batas aman pengaruh tsunami Jepang menunggu gelombang tinggi sampai ke wilayah Indonesia. Gelombang tersebut diperkirakan tingginya kurang dari dua meter.

"Gelombang pertama ya enam jam kemudian. Kemudain ada gelombang susulan, ya tapi apa mungkin setelah sekian jam kemudian, "ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono, saat dihubungi Republika, Jumat (11/03). Baik gelombang pertama dan susulan itu tidak akan terlalu berbahaya bagi masyakarat.

Jika sampai hari Senin (14/03) gelombang tersebut tidak sampai ke Indonesia, maka keadaan sudah bisa dikatakan aman. "Kalau itu ya sudah tidur saja," kata Surono. 

Kemudian terkait potensi pengaruh gempa Jepang di Indonesia, Surono, menghimbau pemerintah daerah di wilayah yang diprediksi terkena pengaruh untuk bisa mengendalikan masyarakatnya. Jangan sampai penduduk bersikap berlebihan. Sebab dengan tinggi gelombang kurang dari dua meter, rambatan gelombangnya hanya akan mencapai 200 meter dari garis pantai. "Jadi kalau 1 atau 2 kilometer sudah aman lah," katanya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA