Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Senin, 30 Jumadil Akhir 1441 / 24 Februari 2020

Klarifikasi Laporan Wikileaks, Yusril Kontak Syamsir Siregar

Jumat 11 Mar 2011 14:41 WIB

Rep: M Ikhsan Shiddieqy/ Red: Didi Purwadi

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra

Foto: Yogi Ardhi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Berita Utama halaman depan harian The Age menulis berita berdasarkan data kabel rahasia Kedubes Amerika Serikat di Jakarta itu. Data tersebut antara lain mengatakan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan intelijen Indonesia untuk memata-matai para pesaing politiknya. SBY setidaknya satu kali meminta intelijen untuk memata-matai seorang menteri senior di dalam pemerintahannya.

Dalam tulisan itu, menteri senior yang dimaksud adalah mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra. Ketika dihubungi Republika, Yusril mengaku langsung mengubungi mantan Kepala Badan Intelijen Negara, Syamsir Siregar, untuk mengklarifikasi pemberitaan itu.

"Syamsir Siregar, yang saya hubungi (Jumat, 11/3) pagi ini, hanya tertawa mendengar berita itu," kata Yusril ketika dihubungi, Jumat (11/3).

Yusril menambahkan Syamsir tidak mengiyakan dan juga tidak membantah. Menurut Yusril, Syamsir hanya berkata,"Saya masa bodoh saja.''

Konon, kata Yusril, Syamsir Jumat (11/3) pagi ini dihubungi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menghadap sehubungan pemberitaan dua media terkemuka Australia itu. "Namun, dia mengaku sibuk dan belum berkesempatan datang," kata Yusril menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA