Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Lebih Efektif, Definisi Penodaan Agama Perlu Diperjelas

Sabtu 24 Apr 2010 01:01 WIB

Rep: M Bachrul Ilmi/ Red: Budi Raharjo

Menteri Agama Suryadharma Ali

Menteri Agama Suryadharma Ali

Foto: Yudi Mahat/Antara

JAKARTA--Menteri Agama, Suryadharma Ali, menilai UU No 1/PNPS/1965 tentang Pencegahan Penodaan Agama (PPA) cukup efektif menjaga kerukunan antarumat beragama. Meski demikian, definisi penodaan perlu diperjelas untuk memudahkan upaya pemerintah mencegah dan mengatasi tindak pelecehan terhadap agama.

‘’Sebetulnya (UU PPA) sekarang sudah efektif. Tinggal mungkin kejelasan apa itu penodaan,’’ cetusnya usai menghadiri pembukaan rapat kerja Kanwil Jawa Barat di Kantor Kemenag, Jakarta, Jumat, (23/4).

Menurut Surya, salah satu ajaran baru yang dinilai menyimpang dan melecehkan agama lain adalah Ahmadiyah. Namun, karena definisi penodaan agama dalam UU PPA belum jelas, maka pemerintah tidak bisa langsung membubarkan kelompok tersebut.

Pemerintah hanya bisa menerbitkan Surat Keputusan Bersama untuk memerintahkan Ahmadiyah menghentikan kegiatan bertentangan dengan ajaran Islam. ‘’Karena ketentuan pelecehan dan penodaan yang tidak tegas itu yang membuat munculnya SKB tiga menteri itu,’’ jelasnya.

Surya menyebutkan, bila definisi penodaan telah jelas, maka langkah untuk mengantisipasi penodaan agama menjadi lebih mudah. Hal itu bisa dilakukan dengan melakukan gugatan terhadapa kelompok itu untuk tidak melecehkan agama lain.’’Misalnya umat Islam yang merasa ajarannya dinodai oleh kelompok tertentu, bisa melakukan gugatan, termasuk agama lain yang merasa ajaran agamanya dilecehkan oleh kelompok tertentu,’’ paparnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA