Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

DPS Dimutakhirkan Piranti Lunak

Jumat 01 May 2009 02:34 WIB

Red:

JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggunakan piranti lunak dalam melakukan pemutakhiran Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk pilpres mendatang. Piranti lunak bernama Daftar Pemilih Tools (DP Tools) tersebut digunakan untuk mencegah adanya pendataan ganda terhadap pemilih.

“Kami akan menggunakan piranti lunak DP Tools untuk mencegah adanya pemilih yang didata dua kali,” kata anggota KPU, Endang Sulastri, di sela-sela rekapitulasi hasil pileg nasional, Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (30/4). Dia menambahkan, DP Tools tersebut berada di semua KPU kabupaten/kota.

Endang membenarkan bahwa piranti lunak itu juga digunakan untuk mencegah adanya kecurangan dalam pendataan pemilih. “DPT Tools itu akan mendeteksi adanya pemilih yang dua kali tercantum dalam DPS di provinsi berbeda,” ujarnya. Sehingga, KPU akan mencoret pemilih ganda itu agar hanya tercatat satu kali di DPS.

Ketika ditanya teknis pemutakhiran pemilih dengan piranti lunak itu, Endang mencontohkan, mahasiswa yang berada di Jogyakarta berasal dari berbagai provinsi. “KPU Jogyakarta akan mendata mahasiswa itu di DPS Jogyakarta,” katanya. Melalui DP Tools ini, DPS dari KPU Jogyakarta akan dibandingkan dengan DPS provinsi lain.

Kemudian, lanjut Endang, mahasiswa yang sudah didata di Jogyakarta tidak akan terdata lagi di daerah asalnya. “KPU di daerah asal mahasiswa itu akan mencabut data (mahasiswa yang bersangkutan),” katanya. Pencabutan data di salah satu provinsi itu didasarkan pada surat pernyataan dari pemilih.

Pemilih yang akan didata dengan basis data domisili itu harus menyertakan surat pernyataan. “Surat tersebut berisi pernyataan pemilih apakah akan memilih di tempat domisili atau di daerah asal sesuai KTP,” kata Endang. Sehingga, lanjutnya, pemutakhiran DPS ini tetap membutuhkan sikap pro-aktif dari masyarakat.

Seperti diketahui, KPU melakukan pemutakhiran DPS pilpres hingga 10 Mei 2009 nanti. Selama pemutakhiran tersebut, pemilih bisa mendatangi KPU di setiap tingkatan untuk memastikan dirinya ada dalam DPS. KPU akan mengumumkan DPS kepada masyarakat untuk ditanggapi pada 11-17 Mei 2009.

Kemudian, penetapan dan rekapitulasi DPT di tingkat KPU kabupaten/kota dilakukan 18-24 Mei 2009. Sedangkan, rekapitulasi DPT di tingkat provinsi akan berlangsung pada 25-27 Mei 2009. KPU menetapkan DPT secara nasional pada 28-31 Mei 2009.

Rekan Endang sesama anggota KPU, Abdul Aziz, menambahkan, penggunaan DP Tools juga untuk mempersingkat proses pemutakhiran. “Pengiriman data DPS menggunakan DP Tools itu hanya beberapa menit saja,” kata Aziz. Sehingga, lanjutnya, semua kabupaten/kota akan tuntas mengirimkan DPS dalam 15-16 jam saja. ikh/ism

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES