Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Saturday, 14 Syawwal 1441 / 06 June 2020

Pembangunan Jalur Ganda KA Butuh Biaya Rp 9 triliun

Selasa 05 Oct 2010 01:54 WIB

Rep: Citra Listya Rini/ Red: Siwi Tri Puji B

Kereta api

Kereta api

Foto: Wahyu Putro/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Guna merealisasikan pembangunan jalur ganda atau double track rel kereta api (KA) hingga 2014, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Tundjung Inderawan menyatakan setidaknya diperlukan dana Rp 9 triliun.

"Target double tracking dari Jakarta ke Surabaya, kalau ada dana Rp 9 triliun maka sampai 2014 bisa selesai," katanya saat dijumpai di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (4/10).

Sejauh ini, ia menyebutkan pembangunan jalur ganda sudah rampung di beberapa lokasi. Tundjung menyontohkan misalnya dari Jakarta menuju Cirebon, Cikampek menuju Porwokerto, dan Kutoarjo menuju Yogyakarta-Solo.

Tundjung menjelaskan dikarenakan adanya keterbatasan dana untuk merealisasikan rel jalur ganda, maka pihaknya harus memeras otak. Menurutnya, salah satu langkah yang ia lakukan adalah menyusun program pembiayaan secara parsial.

"Karena keterbatasan dana mengharuskan saya harus menyusun progam secara parsial. Tapi, kita juga bisa memanfaatkan swasta. Misalnya bisa lewat pinjaman asing dari Jepang, sebagai negara donor," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PTKA Ignasius Jonan mengatakan, saat ini setidaknya dibutuhkan jalur ganda rel kereta sepanjang 400 kilometer.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA