Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Bea Cukai Kualanamu Raih Penghargaan Kompetisi Inovasi

Selasa 20 Aug 2019 09:15 WIB

Red: Gita Amanda

Bea Cukai Kualanamu mendapatkan penghargaan dari kompetisi inovasi Kementerian Keuangan 2018.

Bea Cukai Kualanamu mendapatkan penghargaan dari kompetisi inovasi Kementerian Keuangan 2018.

Foto: Bea Cukai
Penghargaan atas inovasi pengimplementasian Customs Declaration Online di Kualanamu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bea Cukai Kualanamu mendapatkan penghargaan dari kompetisi inovasi Kementerian Keuangan 2018. Penghargaan yang diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, tersebut berhasil diraih atas inovasi pengimplementasian Customs Declaration Online di Bandara Kualanamu.
 
Kepala Kantor Bea Cukai Kualanamu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro, mengungkapkan sejak Juli 2018 Bea Cukai Kualanamu terus berupaya untuk mensosialisasikan penggunaannya kepada masyarakat khususnya penumpang internasional di Bandara Internasional Kualanamu.
 
Customs Declaration Online memberikan kemudahan kepada penumpang untuk mengisi pemberitahuan Customs Declaration seperti kemudahan pengisian yang dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun juga efisiensi waktu pemberitahuan kepada petugas. Inovasi ini juga meningkatkan efisiensi anggaran dan mendukung program go green yang sedang digalakkan oleh pemerintah dengan mengurangi penggunaan kertas untuk bahan cetak Customs Declaration konvensional,” ungkap Bagus.
 
Selain berhasil menerima penghargaan atas inovasi yang telah diciptakan, Bea Cukai Kualanamu juga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Keuangan, agar seluruh kantor di Kementerian Keuangan berpredikat WBK.

Baca Juga

“Predikat wilayah bebas dari korupsi tidak hanya terpaku kepada peserta lomba saja tapi harus menjadi motivasi bagi seluruh kantor pelayanan Bea Cukai untuk membangun ekosistem yang seadil-adilnya,” jelas Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi seperti dalam siaran persnya.
 
Heru Pambudi juga mengakui merasa bangga dengan prestasi yang diraih Bea dan Cukai hingga saat ini menjadi peringkat ketiga terbaik dalam hasil Survei Penilaian Integritas Komisi Pemberantasan Korupsi 2017 dari 36 kementerian/lembaga dan pemerintahan daerah, yang diumumkan pada tanggal 21 November 2018 silam.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA