Kamis, 5 Zulhijjah 1439 / 16 Agustus 2018

Kamis, 5 Zulhijjah 1439 / 16 Agustus 2018

Bea Cukai Resmikan Tiga Laboratorium Satelit

Senin 18 Desember 2017 11:11 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Gita Amanda

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi.

Foto: bea cukai

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Bea Cukai menambah tiga laboratorium satelit Balai Pengujian dan Identifikasi Barang (BPIB). Ketiga laboratorium ini meliputi laboratorium Tanjung Emas (Semarang), Merak (Banten) dan laboratorium Bandar Lampung.

Selain tiga laboratorium satelit baru, ikut diresmikan unit mobile laboratorium. Peresmian fasilitas ini untuk mempercepat pelayanan pengujian dan identifikasi barang ekspor impor. "Upaya yang dilakukan oleh Bea Cukai ini juga turut mendukung percepatan dwelling time atau ptogram Pemerintah untuk meningkatkan Logistic Performance Index Indonesia," kata Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi, di Semarang, Senin (18/12).

Saat ini, jelasnya, Bea Cukai telah memilki tiga BPIP yang terakreditasi ISO 18025: 2008 (Jakarta, Medan dan Surabaya) dengan tiga laboratorium satelit guna mendukung tugas dan fungsi kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Soekarno-Hatta dan Bea Cukai Dumai.

Adapun keberadaan laboratorium ini untuk mendukung kecepatan pengujian dan identifikasi barang dengan tepat dan akurat guna memberikan krpastian penetapan tarif pos guna menetapkan bbesaran bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

Selain membantu pengujian dan identifikasi barang, selama ini BPIB juga berperan dalam mengidentifikasi berbagai jenis narkoba dan New Psychoactive Substance (NPS). Sepanjang tahun 2017, BPIB telah melakukan pengujian terhadap 99 jenis narkotika.

"Demikian halnya laboratorium satelit BPIB telah melakukan pengujian terhadap 29 jenis narkotika " jelas Heru.

Ia juga megatakan, dengan kelengkapan fasilitas laboratorium ini diharapkan akan semakin meningkatkan dan menguatkan peran BPIB. Sehingga Bea Cukai akan mrnambah 17 unit laboratorium satelit pada tahun 2018 nanti.

Sehingga Bea Cukai dapat memeriksa barang ekspor yang selama ini mayoritas diperiksa oleh surveyor. "Jadi ke depan Bea Cukai akan dapat memenuhi kebutuhan pengguna jasa dan pengujian laboratorium dalam mendukung tugas kepabeanan dan cukai," tandas Heru.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA