Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Minggu, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Suasana Kompleks GBK Sehari Jelang Pembukaan Asian Games

Sabtu 18 Agu 2018 00:07 WIB

Rep: MGROL110/ Red: Israr Itah

Pekerja melintas di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). (ilustrasi)

Pekerja melintas di area Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). (ilustrasi)

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Wajah Ibu Kota, terutama di seputar Kompleks GBK, dipercantik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gaung Asian Games 2018 sangat terasa saat Anda memasuki wilayah Senayan. Hampir tak ada sudut yang luput dari nuansa Asian Games.

Upacara pembukaan perhelatan akbar olahraga Asia yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) ini tinggal menghitung jam. Wajah Ibu Kota, terutama di seputar Kompleks GBK, dipercantik.

Bagian luar kompleks GBK ditata sedemikian rupa. Perbaikan jalur pedestrian dan pagar di sekeliling GBK dengan  hiasan spanduk Asian Games menyejukkan pandangan serta memberi kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitaran GBK.

“Sekarang tampak lebih berwarna, bawaannya jadi adem pas lagi jalan-jalan,” kata Agus salah satu pejalan kaki di seputar Kompleks Gelora Bung Karno, Jumat (17/8).

Fasilitas lain yang disediakan adalah jalur sepeda. Namun ada catatan penting oleh Sugeng dari Komunitas Bike To Work Indonesia yang dijumpai Republika.co,id. Menurutnya, meski sudah diperbaiki, jalur ini masih kurang efektif untuk bersepeda.

Jalur yang dibuat di atas trotoar ini dapat mengganggu pejalan kaki. Mereka juga bekerja sama dengan Koalisi Pejalan Kaki Indonesia untuk membicarakan persoalan ini. “Kami lebih mengutamakan pejalan kaki,” jelasnya.

Republika.co.id juga melihat perlunya personel kebersihan bekerja maksimal dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan. Mengingat atlet-atlet bahkan turis-turis dari negara lain akan banyak berkunjung. Hingga satu hari menjelang upacara pembukaan, masih banyak orang tak bertanggung jawab meletakkan sampah sembarangan di seputaran Kompleks GBK.

photo
Orang tak bertanggung jawab meninggalkan sampah di seputar Kompleks GBK.

Para pengunjung berharap semua fasilitas yang dibangun dengan biaya besar ini bisa dijaga dan dirawat ke depannya. Harapan besar digantungkan kepada suporter Indonesia untuk dapat menjaga fasilitas selama dan setelah Asian Games. 

Eouforia Asian Games ini juga diharapkan tidak akan memadam meski berakhir nanti. Semangat bangsa Indonesia untuk terus berprestasi harus terus meningkat seiring perbaikan fasilitas yang ada. Sugeng berharap, perbaikan fasilitas terus berjalan di Kompleks GBK. Ia menilai perlunya penambahan pohon di seputar kompleks GBK yang sebelum Asian Games menjadi pusat warga Jakarta berolahraga.

“Mudah-mudahan untuk selanjutnya pohon jadi hijau, jadi tambah adem, orang yang berolahraga tambah nyaman. Penyerapan pohon itukan penting buat polutan,” kata Sugeng.

Kondisi Kompleks GBK semakin steril sehari menjelang pembukaan. Akses masuk sudah dibatasi untuk umum. Seluruh aparat kepolisian juga sudah berjaga di tiap gerbang menjelang pembukaan. Hanya panitia, volunteer, steward, petugas, dan pekerja dengan id card yang boleh mengakses Kompleks GBK.

Volunteer dan petugas tidak hanya menjaga kesterilan Kompleks GBK. Mereka juga siap membantu melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Asian Games. Di antaranya, tata cara pembelian tiket pertandingan dan akses masuk ke venue. Volunter memakai baju warna oranye dan celana coklat serta memakai badge nama. Steward menggunakan rompi hijau dengan tulisan ‘Ask me’ di bagian punggung serta memakai badge nama.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

REKOR

ASIAN GAMES 2018

No Negara G S B T
1 China 132 92 65 289
2 Japan 75 56 74 205
3 South Korea 49 58 70 177
4 Indonesia 31 24 43 98
5 Uzbekistan 21 24 25 70
 
Terpopuler
 
Terkomentari