Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Sepak Takraw Sumbang Emas ke-31

Sabtu 01 Sep 2018 15:18 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Ani Nursalikah

Pelatih sepak takraw Indonesis Asry Syam (kedua dari kiri) sedang memberikan keterangan pers usai tim quadran putra meraih medali emas di Asian Games 2018, Ahad (1/9).

Pelatih sepak takraw Indonesis Asry Syam (kedua dari kiri) sedang memberikan keterangan pers usai tim quadran putra meraih medali emas di Asian Games 2018, Ahad (1/9).

Foto: Republika/Lintar Satria
Tim sepak takraw Indonesia sempat kewalahan di set kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Setelah melewati pertandingan demi pertandingan akhirnya tim sepak takraw Indonesia meraih medali emas di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Tim quadran putra berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan Jepang dengan skor 15-21, 21-14, 21-16.

"Saya pikir ini sejarah baru, untuk pertama kalinya bagi sepak takraw indonesia  mampu masuk dua final, satu perak dan satu emas, ini membuktikan sepak takraw Indonesia cukup bisa diperhitungkan bagi negara lain," kata pelatih sepak takraw Indonesia Asry Syam, seusai tim Indonesia dipastikan meraih medali emas, Sabtu (1/9).

Indonesia sempat kalah di set pertama karena permainan Jepang sangat baik di awal pertandingan. Di set pertama Indonesia memang unggul tiga poin lebih dulu tapi permainan Jepang kian membaik. Indonesia pun tertinggal setelah kedudukan sempat 3-3.

Sempat terjadi kejar-mengejar kedudukan tapi akhirnya Indonesia harus takluk dengan skor 15-21. Asry mengatakan di set kedua Indonesia cukup kewalahan karena Jepang mengubah strateginya sehingga menyulitkan Indonesia.

"Nah strategi di set awal memang lengah karena ada perubahan taktik dari Jepang. Di penyisihan mereka menggunakan taktik dua sayap bertahan di belakang. Tapi di final mereka menggunakan tiga sayap jadi di set awal kami kelengahan, dan memadukan serangan variasi kanan kiri," kata Asry.

Tim quadran putra Indonesia melanjutkan permainan bagus mereka di set terakhir. Asry mengakui pada set pertama timnya kurang mampu menahan serangan-serangan Jepang.

"Di set awal kita lengah pertahanan, diblok harus berebut bertiga. Jadi di set kedua, harus menghindarkan block tiga, tetapi kita block satu-satu double tunggal kanan kiri. Dan alhamdulilah bisa poin 1-1," tambah Asry.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

REKOR

ASIAN GAMES 2018

No Negara G S B T
1 China 132 92 65 289
2 Japan 75 56 74 205
3 South Korea 49 58 70 177
4 Indonesia 31 24 43 98
5 Uzbekistan 21 24 25 70
 
Terpopuler
 
Terkomentari