Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Pelatih Indonesia Berharap Teknologi Buat Silat Mendunia

Jumat 24 Agu 2018 09:25 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Pesilat Indonesia Amri Rusdana (pita biru) bertanding melawan pesilat Uzbekistan Nurulla Saidov pada babar penyisihan cabang pencak silat putra kelas F 70-75 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Kamis (23/8).

Pesilat Indonesia Amri Rusdana (pita biru) bertanding melawan pesilat Uzbekistan Nurulla Saidov pada babar penyisihan cabang pencak silat putra kelas F 70-75 kg Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta, Kamis (23/8).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Potensi kecurangan bisa dihilangkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih pencak silat Indonesia Abas Akbar berharap cabang olahraga yang digelutinya lebih berskala global. Secara teknologi, pencak silat menurutnya sudah jauh berkembang.

Ia menjelaskan, audio visual membuat duel berjalan lebih efektif dan efisien. Potensi kecurangan bisa dihilangkan. Itulah salah satu syarat untuk bisa tampil di level tertinggi. 

"Kita harapkan pencak silat mendunia, bisa sampai Olimpiade. Dengan komputerisasi dan audio visual yang benar-benar nyata dan lebih fair, semoga lebih banyak negara yang bisa menerima," ujar Abas usai mendampingi anak asuhnya bertanding di Pedepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Kamis (23/8).

Sebagai pelatih ia hanya bisa mempersiapkan tim. Tapi ada pihak berwenang yang lebih mampu mendorong agar target tersebut terealisasi. 

Ia berharap pemerintah dan pengurus besar pencak silat Indonesia (PB IPSI) terus memperjuangkan tujuan itu. Abas menerangkan agar diterima di Olimpiade, minimal disetujui 70 negara yang tergabung dalam Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Pada 2016 lalu, ada 40 negara mengikuti kejuaraan dunia pencak silat di Denpasar, Bali. Itu artinya butuh kerja keras untuk mempromosikan cabor ini secara global.

"Tinggal sedikit lagi. Kalau ada tekanan-tekanan (promo) negara, PB  IPSI dibantu negara dengan APBN, kita pasti tidak kalah dengan taekwondo, karate, yang punya Jepang dan Korea," ujar Abas.  

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

REKOR

ASIAN GAMES 2018

No Negara G S B T
1 China 132 92 65 289
2 Japan 75 56 74 205
3 South Korea 49 58 70 177
4 Indonesia 31 24 43 98
5 Uzbekistan 21 24 25 70
 
Terpopuler
 
Terkomentari