Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Empat Poin Jadi Evaluasi Test Event Asian Games 2018

Senin 19 February 2018 11:30 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Ratna Puspita

Turnamen Invitasi Asian Games ke-18

Turnamen Invitasi Asian Games ke-18

Foto: republika
Empat poin, yakni transportasi, koneksi data, koordinasi internal, dan eksternal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada empat poin penting yang menjadi bahan evaluasi usai pelaksanaan Turnamen Invitasi Asian Games 2018, pekan lalu. Keempat poin tersebut, yakni transportasi, koneksi jaringan data, koordinasi internal, dan koordinasi eksternal.

Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir menyampaikan empat poin yang menjadi bahan evaluasi tersebut pada rapat koordinasi persiapan dan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta, Senin (19/2). "Soal transportasi, kami sudah memiliki alternatif solusi, yakni penggunaan bahu jalan ketika melalui jalan tol,” kata dia. 

Erick menambahkan solusi kemacetan lainnya, yakni penggunaan jalur Transjakarta. “Bahkan, ada pilihan untuk meliburkan siswa sekolah dan pengaturan jam kerja kantor di sekitar venue pertandingan,” kata Erick. 

Erick menambahkan, koneksi jaringan itu juga penting karena memegang peran penting dalam kendali operasional di Main Operation Center (MOC). Selain untuk mendukung, MOC juga untuk terkait dengan sistem entry data, akreditasi, dan sistem manajemen pertandingan (games management system).

Untuk koordinasi internal, Erick menyatakan perlu ada terobosan agar sinergi antar departemen dan juga pengurus cabang olahraga berjalan lebih lancar, terutama terkait operasional pertandingan. Secara eksternal, ia menyatakan, pertemuan dengan kementerian dan lembaga pemerintah terkait harus lebih intensif sehingga bisa menghasilkan keputusan yang langsung diterapkan.

Dia pun mencontohkan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat karena ada perbaikan di beberapa arena pertandingan di Kawasan Gelora Bung Karno. Inasgoc juga harus melakukan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait kelancaran masuknya peralatan pertandingan dari luar negeri dan Indonesia. 

Koordinasi serupa juga harus dilakukan dengan kepolisian dan kementerian lainnya. “Seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Pertanian terkait sertifikasi penyakit bagi hewan, khususnya kuda,” kata Erick. 

Turnamen Invitasi Asian Games 2018 yang digelar 8-15 Februari 2018 menjadi ajang uji coba Asian Games 2018. Ajang tersebut diikuti oleh 886 atlet dari 18 negara dan mempertandingkan delapan cabang olahraga. 

Kendati banyak kekurangan, ada juga sejumlah pencapaian seperti bekerjanya sistem operasional dua dari sepuluh tower Wisma Atlet, konsumsi atlet, hingga partissipasi sukarelawan. 

Rapat ini dimulai tepat pukul 10.00 dan dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Bidang Oembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menpora Imam Nahrawi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Satgas infrastruktur Asian Games Imam Santoso Ermawi dan sejumlah pejabat lainnya. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA