Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Panahan Belum Berhasil Raih Emas

Rabu 14 February 2018 17:32 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Tim panahan Indonesia Recurve beregu campuran Diananda Chairunnisa  saat berlaga dalam final Invititaion Tournamet  Asean Games 2018 di Lapangan Panahan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (13/2).

Tim panahan Indonesia Recurve beregu campuran Diananda Chairunnisa  saat berlaga dalam final Invititaion Tournamet Asean Games 2018 di Lapangan Panahan, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (13/2).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Taiwan mendominasi final hari pertama dengan merebut dua emas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia belum berhasil meraih medali emas pada hari pertama final cabang panahan Test Event Asian Games 2018. Dari dua nomor final yang dilombakan di Lapangan Panahan Senayan Jakarta, Rabu (14/2), Indonesia hanya meraih dua medali perak.

Taiwan mendominasi final hari pertama dengan merebut dua emas dan memimpin klasemen sementara cabang panahan. Di nomor recurve tim mix, Indonesia yang menurunkan Diananda Chorunisa dan Riau Ega Agata Salsabila harus mengakui pemanah Taiwan, Web Chun Heng dan Peng Chia Mao. Indonesia kalah dengan skor 3-5.

Taiwan kembali menjadi momok bagi atlet panah Indonesia. Di nomor final recurve uim putra, Indonesia yang menurunkan Riau Ega Agata Salsabila, Okka Bagus Subekti, dan Aviyanto Bagas Prasetyadi, harus mengakui keunggulan para atlet panah Taiwan dengan skor 3-5.

Usai pertandingan Riau Ega mengatakan, kekalahannya karena cuaca yang susah diprediksi. "Tadi cuaca tiupan angin tidak bisa diprediksi. Kami sudah ingat sasaran tetapi goyang oleh angin. Harus lebih sering berlatih di sini."

Riau menambahkan, lebih baik kalah di Test Event Asian Games 2018 daripada kalah saat Asian Games 2018 nanti. "Ini pelajaran buat kami pada Asian Games nanti saya ditarget meraih emas. Hasil ini jadi bahan evaluasi," jelasnya.

Sementara di nomor comfound tim mix, Indonesia meraih perunggu melalui Yoke Rizaldi Akbar dan Yurike Nina Bonita. Setelah di perebutan medali perunggu mengalahkan atlet Thailand 19-18.

Pelatih kepala tim panahan Indonesia Danny Trisyanto mengaky kurang puas dengan hasil final hari ini. "Performa atlet tidak seperti hari sebelumnya, tadi banyak anak panah kena angka 8 atau bahkan 7, hal ini tidak boleh seharusnya 10. Karena kami akan sulit untuk mengejarnya."

Danny menyadari faktor cuaca atau tiupan angin kali ini tidak dapat diprediksi. Pemain sudah membidik kuning, tapi karena tertekan oleh angin menjadi melenceng. "Hal ini karena kurang lama latihan di sini," ujarnya.

Danny berharap besok Indonesia dapat merebut emas. Khususnya dari nomor recurve perorangan Putra melalui Ega. Hasil final hari pertama cabang panahan menempatkan Taiwan memimpin sementara dengan 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Diikuti Mongolia (1 emas, 1 perunggu), Malaysia (1 emas), Indonesia (2 perak 1 perunggu), Hong Kong (1 perak), dan Thailand (1 perunggu).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA