Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Korban Gempa di Pariaman Minim Bantuan

Jumat 02 Oct 2009 16:07 WIB

Red:

JAKARTA--Korban Gempa di Pariaman, Sumatera Barat hingga kini masih belum mendapatkan bantuan yang cukup. Salah seorang korban gempa, Fajri (24 tahun), yang dihubungi Republika menyatakan, hingga kini masih banyak warga yang menginap di masjid atau tenda-tenda bikinan mereka sendiri.

Dia sangat menyayangkan hal tersebut karena kondisi Pariaman pasca gempa cukup parah. "Keadaan di sini lebih parah ketimbang di Padang," ujarnya, Jumat (2/10). Menurutnya, bantuan sampai saat ini masih terkonsentrasi di Padang, padahal masyarakat Pariaman pun membutuhkan pertolongan.

Menurut karyawan salah satu bank milik pemerintah itu, di Pariaman banyak rumah yang hancur. "Hampir semua rumah warga runtuh," ungkapnya. Beberapa daerah yang cukup parah menurutnya terdapat di Sungai Sariak, Padang Sago, dan Ngareh. Daerah yang berdekatan dengan Pariaman seperti Tiku dan Sasak pun mengalami dampak gempa yang cukup dasyat.

Saat ini pasokan listrik dan air untuk Kota Pariaman masih terganggu. Gangguan yang sama juga terjadi pada sistem jaringan komunikasi. "Kadang bisa menelpon dan ditelpon, tapi kadang tidak bisa sama sekali," ujarnya.

Ketika peristiwa gempa terjadi pada Rabu (30/9), Fajri bersama rekan kerjanya sedang berada di dalam gedung kantornya. "Saya sedang menulis laporan," ungkapnya. Tak lama, gempa menyerang dan menggoncang gedung. "Bersyukur gedung tidak roboh, hingga kami semua bisa keluar dengan selamat," ujarnya.

Menurut Fajri, sejumlah peralatan kerja pun masih bisa digunakan. Akibatnya, hari dia dan karyawan lainnya akan kembali bekerja di kantor tersebut. "Kami buka untuk memberikan jasa bagi warga yang butuh menarik uang dari tabungan mereka dan layanan lainnya," ujar Fajri.

Namun, dia khawatir pekerjaan hari ini tidak akan maksimal bila listrik masih mati di kantornya. "Kami memang memiliki genset, tapi bahan bakarnya hampir habis," ungkapnya. Oleh karena itu dia berharap distribusi BBM ke Pariaman kembali lancar hari ini.

Berdasarkan data dari Satkorlak Penanggulangan Bemcana Provinsi Sumatera Barat, jumlah korban meninggal di Kota Pariaman sebanyak 21 orang. Sedangkan jumlah korvan tewas di Kabupaten Padang Pariaman mencapai 154 orang, 25 orang luka berat, dan 500 lainnya luka ringan.  c09/ahi

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA